Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Wisata langka api tak kunjung ada di pamekasan

Tempat wisata api tak kunjung padam di kabupaten pamekasan ramai dikunjungi pengunjung Tempat wisata api tak kunjung padam di kabupaten pamekasan ramai dikunjungi pengunjung

Api Tak Kunjung Padam merupakan sebuah objek wisata yang berupa semburan api yang tidak akan pernah bisa padam sekalipun diguyur air. Salah satu keajaiban api abadi yang masih terdapat di Pamekasan ini sudah sangat terkenal khususnya pada masyarakat sekitar. Nyala api yang berasal dari bawah permukaan tanah ini seperti nyala api kompor gas yang muncul ke atas permukaan tanah.

Objek wisata ini dikenal dengan Api Tak Kunjung Padam yang terletak di desa Larangan Tokol, kecamatan Tlanakan kabupaten Pamekasan. Membutuhkan waktu sekitar 15 menit dengan jarak 4 km dari pusat kota Pamekasan untuk bisa sampai di objek wisata Api Tak Kunjung Padam ini. Tentunya dengan akses jalan yang sangat baik untuk bisa dilewati kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Dari akses Tol Suramadu akan membutuhkan waktu sekitar kurang lebih dua jam perjalanan. Bila memilih menggunakan kendaraan umum sudah tersedia angkutan bus mini dan bus patas yang bisa anda pilih dengan harga sekitar Rp. 15.000 - 25.000 saja. Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menempuh jarak sekitar kurang lebih 800 meter dari jalan raya menuju lokasi Objek wisata Api Tak Kunjung Padam.

Selain unik dan langka Objek Wisata Api Tak Kunjung Padam ini menawarkan sensasi berwisata yang memang berbeda dengan objek wisata lainnya. Tidak banyak kita jumpai wisata seperti ini, mungkin bisa dikatakan masih langka di Indonesia dan hanya ada di Pulau Madura tepatnya kabupaten Pamekasan.

Sensasi Nyala Api Tak Kunjung Padam

Anda tidak perlu khawatir semburan nyala api akan melebar ke tempat lainnya karena nyala api hanya hidup disekitar tanah yang telah dilingkari pagar. Semakin anda menggali tanah yang terdapat di dalam area lingkaran pagar maka semakin besar semburan nyala api yang dihasilkan. Jika anda menggali tanah di luar area yang telah dipagari maka tidak akan anda dapatkan semburan nyala api.

Semburan nyala api yang seperti nyala kompor dan bertekanan udara ini sering dimanfaatkan masyarakat sekitar dan wisatawan untuk memasak.

Di sekitar area objek wisata Api Tak Kunjung Padam ini banyak pedagang yang menjual jagung untuk bisa di bakar di atas semburan nyala api. Hasilnya sama seperti jika anda membakar jagung di atas tungku api seperti pada umumnya, cukup sekitar beberapa menit saja jagung pun matang. Dan Sensasi Api Tak kunjung Padam sangat indah bila dinikmati oleh wisatawan pada Malam Hari. (Nin)

Read 116 times Last modified on Senin, 21 Agustus 2017 02:52
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments