Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Pembahasan Sharing Pembangunan SPAM Di Kawasan Klaster Pamekasan Madura diselenggarakan pada hari Kamis (18 Mei 2017) bertempat di Ruang Rapat Mustazir BPWS, Jl. Tambak Wedi No. 1 Kenjeran, Surabaya.

Rapat dibuka oleh Sidik Wiyoto, SH, MH selaku Plt. Sekretaris Badan Pelaksana BPWS. Sedangkan narasumber dalam rapat tersebut antara lain Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Direktorat PSPAM Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Satker Pengembangan Air Minum Strategis Kementerian PUPR dan Bappeda Propinsi Jawa-Timur.

Dalam sambutannya Sidik Wiyoto, SH, MH menyampaikan bahwa rapat ini bertujuan untuk menindaklanjuti surat dari Bupati Pamekasan tanggal 3 Januari 2017 terkait Permohonan Pembangunan SPAM di Kawasan Klaster Pamekasan, hal tersebut sejalan dengan amanah yang diberikan Bapel-BPWS untuk pengembangan ekonomi masyarakat madura.

Sementara Plt. Deputi Perencanaan Bapel-BPWS menyampaikan terkait 4 usulan Program Pembangunan SPAM Kabupaten Pamekasan, yaitu pertama Pembangunan Sarana Air Baku dan Water Treatment Plant (WTP) Kapasitas 30 L/dtk dengan Jaringan Transmisi dan distribusi, kedua Pembangunan 2 Unit Sumur Produk si lengkap dengan Ground Reservoir Kapasitas 500 M3 serta Jaringan Pipa Transmisi dan Distribusi, ketiga Penambahan Pipa Distribusi Utama (JDU) PVC Dia 250 mm sepanjang 2.980 meter dan Menara / Elevated Tank kapasitas 250 M3, dan yang terakhir Pembangunan 1 unit Sumur Produksi lengkap dengan sarana pendukungnya serta Jaringan Pipa Transmisi dan Distribusi.

Sementara itu Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan menekankan bahwa Keberadaan Bapel-BPWS sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Madura, karena anggaran dana APBD Kabupaten Pamekasan sendiri tidak akan mungkin mampu untuk memenuhi kebutuhan, oleh karena itu perlu dukungan dari BPWS untuk memfasilitasinya, sebagaimana yang diamanahkan dalam perpres no. 27 tahun 2008.

Sementara itu Bappeda Propinsi Jawa-Timur menyampaikan terkait SPAM Perdesaan, untuk Kabupaten Pamekasan di tahun 2017 mendapat alokasi anggaran untuk 10 desa yang terbagi atas 8 Desa dari APBN dan 2 Desa dari dana APBD Provinsi Jatim sebagai pendamping. Lebih lanjut dikatakan bahwa Pemerintah Propinsi Jawa-Timur juga telah menginisiasi beberapa Kabupaten/Kota terkait SPAM Regional, akan tetapi yang berhasil baru Mojokerto-Lamongan (Mojolamong).

Sementara dari BBWS Brantas mengemukakan bahwa BBWS Brantas telah membangun dan menyediakan air baku, dan tiap tahunnya rata-rata telah membangun 3 - 4 lokasi. Untuk tahun 2018 akan membangun peningkatan pembangunan embung Samiran tahap II dan usulan jasa konsultasi untuk penyediaan air bersih.

Sedangkan Kasubdit Sistem Penyediaan Air Minum Pedesaan, Direktorat PSPAM, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR menyampaikan bahwa hampir seluruh wilayah di Madura sangat rawan air, dan tahun ini usulan yang masuk ke Ditjen Cipta Karya untuk pembangunan SPAM hanya dari Kabupaten Pamekasan saja. Lebih lanjut dikatakan bahwa terkait SPAM belum ada usulan program besar yang masuk ke Ditjen Cipta Karya untuk pengembangan SPAM di Madura secara keseluruhan, tetapi usulan yang masuk hanya pada spot-spot kecil saja, sehingga hal tersebut sulit untuk diusulkan menjadi program Nasional.

Kepala Divisi Pengendalian Pembangunan Bapel-BPWS menyampaikan bahwa Kabupaten Pamekasan sudah ada keterkaitan program antara air baku, air bersih dan pipa distribusi, akan tetapi belum berjalan dengan optimal, sebagai contoh kapasitas embung Samiran sekitar 50 lt/detik dan bisa menggapai 5.000 pelanggan, namun sekarang baru dimanfaatakan 20 lt per detik, untuk itu perlu dibutuhkan perencanaan yang matang untuk optimalisasi embung Samiran tersebut.

Peserta yang hadir dalam rapat tersebut berasal dari unsur PDAM Kabupaten Pamekasan, Bappeda Kabupaten Pamekasan, Badan Keuangan Daerah Kabupaten Pamekasan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pamekasan, Perwakilan PJPA BBWS Brantas Propinsi Jawa Timur, Para Kepala Divisi di lingkungan Bapel BPWS serta Unit Pelaksana Sekretariat Dewan Pengarah BPWS. (Gun)

Rapat Yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 bertempat di Hotel Harris Surabaya, merupakan acara Penandatanganan Kontrak Paket Pembangunan / Peningkatan jalan di Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep Tahun Anggaran 2015. Pekerjaan Stimulasi Pembangunan / Peningkatan jalan di 3 Kabupaten ini merupakan pekerjaan tahun kedua dimana merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Pelaksana BPWS dengan pemerintah Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep yang telah ditandatangani tahun 2014 yang lalu, selain paket pekerjaan peningkatan jalan Badan Pelaksana BPWS juga telah melaksanakan penataan lampu PJU, pembangunan SPAM dan termasuk peningkatan dan pemberdayaan SDM dan lainnya. Pada Acara tersebut Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM menginformasikan kepada para kepala Bappeda Kabupaten dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep bahwa pekerjaan Stimulasi yang telah dilaksanakan oleh BPWS pada T.A 2014 saat ini sedang dilaksanakan proses hibah dari BPWS kepada pemerintah Kabupaten. Karena proses hibah sesuai Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah maka prosedurnya memakan waktu yang cukup lama, dan sedang dilaksanakan proses Serah Terima Opersaional kepada Pemerintah Kabupatan, sehingga diharapkan secara operasional aset tersebut segera dapat dioperasionalkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten untuk melayani masyrakat termasuk pembayaran rekening listrik untuk lampu PJU yang telah terbangun.

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 tersebut terdapat 3 paket pekerjaan pembangunan / penigkatan jalan di 3 Kabupaten antara lain :

1.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sampang (ruas jalan Rogung – Torjun).

2.Pembanguan / peningkatan jalan di Kabupaten pamekasan (ruas jalan Laden-Dasok ).

3.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sumenep (ruas jalan lingkar Barat – Asta Tinggi).

Pada kesempatan ini Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM juga mengingatkan kepada Deputi Pengendalian dan PPK untuk melengkapi syarat-syarat adminstrasi antara lain perjanjian kerjasama, BA serah terima dari pemerintah kabupaten kepada BPWS (PPK). Dengan ditandanganinya kontrak pembangunan jalan ini diharapkan bisa menstimulasi perekonomian di kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep karena jalan-jalan tersebut merupakan penunjang peningkatan perekonomian di sekitarnya dan harapan kami kepada pemerintah kabupaten secepatnya dapat menata peruntukan lahan di sekitar jalan tersebut dan jangan sampai menimbulkan kawasan kumuh yang tidak sesuai tujuan untuk meningkatkan melancarkan lalu lintas. 

Dengan ditandatanganinya kontrak pekerjaan pembangunan jalan ini mudah-mudahan Allah SWT memberikan barokah dan hidayah kepada kita semua ujar Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM. dan untuk kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan saya mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten untuk memberikan masukan-masukan demi kelancaran dan kemudahan pekerjaan dilapangan. Dan diharapkan pekerjaan ini dapat dilaksanakan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik. (wik)

Pamekasan – Dalam mendorong peningkatan SDM pariwisata di pulau Madura, BPWS untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan pelatihan pariwisata di Kabupaten Pamekasan. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 21 – 22 Mei 2014 di Hotel New Ramaya, merupakan serangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat selama 4 bulan di bidang pariwisata. Acara ini diikuti sebanyak 26 peserta yang berasal dari perwakilan objek wisata, usaha pariwisata, organisasi pemuda dan penggiat pariwisata di Kabupaten Pamekasan.