Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pengembangan Pariwisata Madura

Sumenep – BPWS terus menigkatkan kualitas SDM di Pulau Madura, kali ini dari segi Pariwisata. Bertempat di Hotel C1 Sumenep (15-16), dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Pulau Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep. Acara ini diikuti sebanyak 26 peserta yang berasal dari beberapa tempat wisata di Kabupaten Sumenep. Pelatihan yang dibuka oleh Wakil Kepala BPWS Drs. Herman hidayat,SH., MM, menitik beratkan pada pelatihan peserta menjadi pramuwisata atau pemandu wisata yang baik.

Dalam sambutanya Wakil Kepala BPWS menyebutkan bahwa potensi wisata alam di Pulau Madura sangat bagus dan harus terus dikembangkan, terutama pulau Gili Iyang yang berada di Kabupaten Sumenep. Turut menjadi pembicara dalam pelatihan ini adalah Sukaryo dari Dinas Kebudayaan, Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sumenep, Drs. I Nyoman Sumitra, MM, praktisi pramuwisata Propinsi Jawa Timur, dan Jhonny J. Koraag, SE, praktisi dan owner SPARTA Tour and Travel Surabaya serta Primatar Kuswiradyo,ST, MT, praktisi Web dan Akademisi Pendidikan Vokasi Universitas Brawijaya Malang.

“Untuk mengembangkan sektor pariwisata yang baik di madura, khusunya di Sumenep, maka harus dibangun infrastruktur yang memadai, serta Pemenuhan kebutuhan masyarakat yang merata dan berkualitas”, tegas Sukaryo. Pada materi kedua yang disampaikan oleh Drs. I Nyoman Sumitra, MM disebutkan bahwa beberapa teknik dalam memandu para wisatawan salah satunya harus memiliki kepribadian yang baik, yang ditunjukkan dengan sifat helpful, inner beauty, smart, sense of humor, disiplin, etika. Selain itu untuk seorang Pemandu wisata juga harus sensitif terhadap informasi apa saja soal tempat wisata yang ada di sekitarnya. Memiliki pengetahuan kebangsaan juga sangat diharuskan bagi mereka yang menjadi pramuwisata. Materi ketiga yakni penyusunan paket wisata yang disampaikan oleh Jhonny J. Koraag, dimana dijelaskan bahwa dalam menyusun paket wisata untuk Pulau Madura harus memiliki suatu rencana wisata yang telah disusun secara tetap dengan harga tertentu yang mencakup salah satunya transportasi. Perencanaan dan kesesuaian peserta tour juga harus diperhatikan dalam menyusun paket perjalanan wisata. Jhonny juga menambahkan, untuk menyediakan paket wisata jarak antara satu objek ke objek wisata lainnya jangan sampai lebih dari satu jam, terlebih lagi jenis kendaraan yang digunakan pada saat melakukan perjalanan juga harus diperhatikan.

Dalam pelatihan ini peserta terlihat sangat antusias, yang ditunjukkan dengan banyaknya pertanyaan. Pada akhir kegiatan, dibentuk pula Forum Pariwisata Madura untuk wilayah Sumenep. Forum yang dibentuk oleh BPWS ini diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu para pelaku wisata di Pulau Madura, terutama di Kabupaten Sumenep. (pip)

Read 12933 times Last modified on Selasa, 22 April 2014 04:44
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments