Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Majalah Suramadu Edisi 17

Koppig

Dalam bahasa Belanda kata ini berarti keras kepala, kaku dan kolot. Sifat ini identik dengan perilaku kontraproduktif, anti kemajuan dan ultra konservatif. Namun, dalam titik tertentu, Dkoppig memang diperlukan dalam mempertahankan prinsip, memperjuangkan kebenaran, anti intervensi dan dalam menggenggam kejujuran. Jika dalam dimensi itu, maka memang semestinya butuh konsistensi dan kadar koppigisme skala tinggi.

Namun, dalam konteks merenda langkah positif demi sebuah kemajuan bersama, sifat koppig ini harus dibuang jauh jauh. Apalagi basisnya adalah egosentrisme dan keuntungan pribadi belaka. Maka, koppig hanyalah menjadi hambatan dan batu sandungan yang besar. Sebab, tolok ukurnya adalah kepentingan pribadi belaka.

Untuk itu, menjadikan Madura maju dan memajukan tentu butuh sinergi. Sebuah tautan yang seirama antar stake holder di Madura. Jika itu terjadi, Madura sejahtera dan menyejahterakan masyarakatnya bukanlah hal yang mustahil.

Pada titik inilah, kesadaran bersama sebagai sebuah kekuatan besar dari tanah karapan menjadi sangat diperlukan. Bahkan harus terus dipupuk secara akumulatif agar menggelegak menjadi semangat Madura untuk maju bersama.Sebagai kekuatan besar yang kelak akan diperhitungkan. (*)

Read 1234 times Last modified on Kamis, 26 Januari 2017 06:18
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments