Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean
rdev

rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website URL: http://www.bpws.go.id Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Badan Pengembangan Wilayah Suramadu berkungjung ke Komisi Informasi Pusat (KIP) untuk melakukan konsultasi. PPID BPWS tersebut diterima Komisioner KI Pusat Agus Wijayanto Nugroho dan didampingi para anggota komisioner, bertempat di ruang rapat lantai 5 KIP, Jakarta (14/6).

Pada kesempatan itu, Ketua PPID Pandit Indrawan yang juga menjabat Kepala Divisi Data dan Informasi ingin mendapatkan penjelasan tentang pengelolaan PPID yang lebih baik lagi Badan Publik BPWS banyak mendapatkan informasi yang sangat penting khususnya tentang informasi Publik yang di kecualikan. Adapun informasi Publik yang dikecualikan harus melalui uji konsekuensi yang dihadiri oleh pejabat dilingkungan badan publik tersebut.

Dalam tanggapannya, Komisioner KI Pusat Agus Wijayanto Nugroho, menyampaikan, bahwa PPID BP-BPWS harus tetap lebih meningkatkan pengelolaan transparansi informasi publiknya. Dengan cara PPID BP-BPWS harus selalu memberikan pelayanan informasi publik baik yang diminta maupun yang wajib diketahui masyarakat. (Nin)

BPWS dalam tahun 2017 ini kembali mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan tahun anggaran 2016. Dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI). Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Moermahadi Soerja Djanegara kepada Plt. Kepala BPWS Herman Hidayat yang penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tersebut dilakukan di kantor BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (29/5/2017).

Di dalam sambutannya Kepala BPK RI Moermahadi Soerja Djanegara, menyampaikan selamat atas prestasi yang didapat baik kepada Kementerian maupun lembaga Negara yang mendapatkan opini WTP tersebut.  Moemarhadi juga mengingatkan meskipun mendapatkan opini WTP, Kementerian dan Lembaga Negara harus tetap meningkatkan tertib laporan Keuangannya serta masih ada beberapa hal yang perlu dibenahi lagi.

Sementara bagi BPWS mendapatkan opini WTP dalam 2 tahun berturut-turut ini adalah merupakan kesungguhan dalam mengelola keuangan negara yang diamanahkan oleh BPWS, untuk itu hal ini patut disyukuri dan kami tetap bisa menjaga prestasi ini pada tahun-tahun akan datang. “kata Herman Hidayat di usai acara penyerahan Sertifikat LHP”. (guh)

Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM berbasis Kompetensi di Kejuruan  Pariwisata (PW02) yang dilaksanakan di Singosari ditutup pada tanggal 2/5/17. Penutupan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto yang dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta pelatihan agar dapat mengaplikasikan semua ilmu yang telah mereka dapatkan di daerah nya masing-masing. Pariwisata merupakan salah satu program pemerintah guna meningkatkan PAD daerah, apalagi pada tahun 2018 Pemerintah Daerah Sumenep mempunyai program prioritas mengangkat potensi Pariwisata di Kabupaten Sumenep. Maka dari itu diharapkan peserta dari Sumenep langsung dapat menerapkan ilmunya dilapangan guna menunjang program Pemerintah setempat. Sidik Wiyoto juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pihak UPT-PK Singosari dan Para Instruktur yang sudah membimbing peserta sesuai yg diharapkan yaitu lulus 100% dan kompeten, dengan memperoleh sertifikat UPT-PK Singosari dan sertifikat BNSP-LSP.

Kepala UPT-PK Singosari Drs. Surini Santoso,M.Si  juga menyampaikan terimakasih kepada BPWS yang sudah bekerjasama dalam hal memfasilitasi kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan dari tanggal 18 April s/d 2 Mei 2017, dengan kurikulum selama 240 jam pelajaran. Dari 20 peserta yang dilatih dinyatakan lulus semua dan sudah Kompeten.“ujarnya”. Beliau juga berharap para peserta dapat mengembangkan potensi dirinya lagi dalam mengembangkan pariwisata didaerah nya masing-masing sesuai dengan ilmu yang telah dimiliki dan juga berharap agar Kerjasama antara BPWS dengan UPT-PK Singosari ini dapat terus berjalan untuk mengembangkan potensi SDM diwilayah Madura. (rq)

Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM berbasis Kompetensi Kejuruan Sepeda Motor (R2) Injection-AI01 di UPT-PK Singosari pada tanggal 9/5/17 yang dihadiri oleh Plt. Kepala BPWS Herman Hidayat yang dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta yang sudah mendapatkan ilmu untuk dapat lebih termotivasi dan percaya diri dalam mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Bagi peserta yang sudah punya keahlian agar dapat langsung menerapkan ilmunya dalam dunia kerja sehingga dapat berdaya guna dan menghasilkan tentunya. Herman Hidayat juga menyampikan pesan kepada para peserta “I Hear I Remember, I See I Forget and I Do I Understand. Disampaikan terimakasih kepada Para Instruktur dan Kepala UPT-PK Singosari yang sudah memberikan arahan dan Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM untuk mengembangkan potensi masyarakat madura.

Kepala UPT-PK Singosari Surini Santoso juga menyampaikan rasa terimakasih kepada BPWS yang telah memfasilitasi program pelatihan ini dan hasil dari pelatihan ini yang dinyatakan lulus mendapat sertifikat dari UPT-PK Singosari dan BNSP-LSP. Dalam Pelatihan ini Surini Santoso juga berharap bahwa para peserta agar dapat terus mengembangkan potensi dan menerapkan ilmu yang yang sudah diperolehnya dalam dunia kerja. Surini juga menyampikan rasa terima kasih kepada BPWS yang selama ini sudah menjalin kerjasama dengan UPT-PK Singosari dan diharapkan kerjasama ini dapat lebih meningkatkan potensi SDM masyarakat Madura. (rq)

Penutupan acara pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM Madura Berbasis Kompetensi, kejuruan mesin (R4) Diesel-AD02 dan Kejuruan Teknik Bordir-BR01 di UPT Kabupaten Sumenep  pada tanggal  23/05 yang di hadiri Plt. Kepala BPWS Herman Hidayat dalam sambutanya beliau Menyampaikan terimakasih kepada instruktur UPT Kabupaten Sumenep yang telah membimbing dan memberikan arahan Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM untuk pengembangan generasi muda di madura yang diberikan bekal atau ilmu kepada peserta pelatihan kerja dengan harapan agar bermanfaat bagi para peserta, serta dapat memberikan semangat dan motivasi, beliau juga menyapaikan bahwa sebagai warga sumenep juga ingin peserta di pelatihan ini dapat menjadi pekerja keras dan profesional.

Kepala UPT Kabupaten Sumenep Affandi menyampaikan rasa terima kasih kepada BPWS yang telah bekerja sama dan telah memfasilitasi Pelatihan ini dari tanggal 27 April s/d 23 Mei 2017 dengan kurikulum selama 240 jam pelajaran selama 27 hari kalender yang dilaksanakan di UPT Pelatihan Kerja Sumenep.Dalam pelatihan ini diharapkan peserta akan termotivasi untuk mengembangkan bakatnya. Beliau berharap agar kerja sama yang telah dilaksanakan antara BPWS dan UPT Kabupaten Sumenep ini agar tidak putus untuk mengembangkan potensi generasi muda yang ada di wilayah madura. (Nin)

Kali ini BPWS mendatangkan Direktorat Sistem Penganggaran, Ditjen. Anggaran Kementerian Keuangan untuk memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Penerapan Standar Biaya Masukan (SBM) untuk Tahun Anggaran 2018 kepada pegawai di lingkungan Bapel BPWS. Dalam sambutannya Deputi Perencanaan Agus Wahyudi menegaskan bahwa Bimtek ini untuk menyamakan pemahaman, persepsi baik dari Deputi, Divisi dan Satker BPWS terhadap penerapan Standar Biaya Masukan tahun Anggaran 2018.

“Salah satu pilar dalam Sistem Penganggaran Berbasis Kinerja (PBK) di BPWS adalah meningkatkan akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas, serta memiliki nilai manfaat yang terukur” lanjutnya.

Sebagai narasumber pertama Mohammad Fadli menjelaskan bahwa “Dalam setiap perencanaan anggaran BPWS harus dapat menjelaskan hubungan antara biaya yang dibutuhkan terhadap hasil yang akan dicapai, salah satu instrumen penting yang digunakan adalah standar biaya masukan yang ditetapkan untuk menyusun komponen keluaran (output)” ujarnya.

Penerapan SBM adalah sebagai upaya untuk mendukung pencapaian efektifitas, dan efesiensi dalam hal penganggaran berbasis kinerja”. kata narasumber kedua Hari Wisudo Bagio. “Semua yang dijadikan pertimbangan pasti memiliki dasar hukum” lanjut Hari W Bagio menutup acara Bimtek di BPWS pada hari Rabu, 24 Mei 2017.(MT)