Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Pemuda Madura yang ingin mau benar-benar dimanjakan oleh negara melalui BPWS. Bagaimana tidak, mereka dilatih gratis, mendapat fasilitias full, mendapat uang saku dan diujung kelulusan memperoleh sertifikat standa nasional.

Ini terungkap dalam penutupan pelatihan SDM berbasis kompetensi di UPT PK Sumenep, (15/4) minggu lalu. Sejumlah 32 siswa dinyatakan lulus semua dengan standar sangat memuaskan dan memiliki sertifikasi yang sangat laku di dunia internasional, khususnya di ASEAN dan ASIA. 

“Pola pelatihan ini akan terus kita kembangkans setiap tahun. Target kami jelas, jangan sampai orang Madura hanya jadi penonton dalam persaingan global. Madura harus maju. Syaratnya apa? SDM nya mutlak punya daya saing,” tegas Kepala Divisi HKKM BPWS, Djoko Triyono.

Adapun pelatihan nya sendiri adalah pelatihan automotive kejuruan sepeda motor(R2) karburator-AK06 yang terdiri dari 16 peserta dan pelatihan listrik kejuruan instalasi penerangan-IL03 yang juga terdiri dari 16 peserta.

Asal peserta dari 4 Kabupaten Wilayah Madura yaitu 2 peserta dari Kabupaten Bangkalan,4 peserta dari Kabupaten Sampang, 18 peserta dari Kabupaten Pamekasan dan 8 peserta dari Kabupaten Sumenep jadi total 32 peserta.

Sementara, Kepala UPT PK Sumenep, Afandi mengatakan, pihaknya menghimbau agar masyarakat Madura mendukung penuh program BPWS. Sebab program fisik dan SDM berbasis kompetensi telah mampu mencetak tenaga kerja yang terampil dan siap kerja.

“Faktanya, yang dilatih BPWS ini saat ini masuk ke sejumlah perusahaan besar. Bahkan, di luar negeri mereka semakin mendapat penerimaan yang baik karena sertifikatnya berstandar internasional,” ujarnya.

Untuk diketahui,  para siswa dilatih selama 240 jam atau 27 hari kalender.  Mereka mendapat fasilitas antar jemputan, makanminum, Asrama,Materi, Perlengkapan Peserta, alat-alat praktek, bahan-bahan praktek, asuransi, sertifikat, uang saku dan.

“Semuanya dibiayai oleh BPWS,” tegas Djoko Triyono. (rq)

Melanjutkan program pelatihan yang diadakan oleh Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) pada empat Kabupaten yang ada di Madura kali ini dilaksanakan, di Kabupaten Pamekasan.

Tidak jauh berbeda dengan agenda kegiatan pelatihan sebelumnya, pelatihan pemberdayaan desa wisata kali ini memberikan banyak fasilitas yang bertujuan supaya semua peserta pelatihan merasa nyaman dan bisa fokus hingga pelatihan selesai. Bertempat di Hotel New Ramayana Pamekasan Pelatihan dilaksanakan pada hari Kamis s/d Jumat 8/9/2016.

Kegiatan pelatihan diawali dengan pembukaan, ke 40 peserta pelatihan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, hal ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta tanah air terutama pariwisata yang ada di Indonesia, dilanjutkan dengan laporan dari Ketua Pelaksana yang disampaikan oleh Kepala Sub Divisi Pemberdayaan BPWS, Abu Tholib.

Secara rinci Abu Tholib menyayikan laporan kegiatan pelatihan pengelolaan desa wisata di Kabupaten Pamekasan. Dasar kegiatan pelatihan Perpres 27 Tahun 2008 jo 23 Tahun 2009 pasal 12g; Mou pemkab Pamekasan dengan BPWS Tahun 2016 dan surat Kepala Disporabudpar Kabupaten Pamekasan.

Sambutan selanjutnya sekaligus membuka acara Pelatihan Pengelolaan Desa Wisata adalah Plh, Sekertaris Daerah Kabupaten Pamekasan Muhammad Alwi, S.Sos, M.Si Sebagai bentuk simbolisasi pembukaan acara pelatihan ditandai dengan pemasangan kartu tanda peserta pelatihan yang diwakili oleh dua peserta pelatihan. (Nin)

 

Newsroom itu tempat sentral dalam semua lembaga media, baik itu cetak, broadcast, kabel, hingga online. Di tempat itu, para jurnalis, reporter, editor, bersama staf lain, bekerja bersama mengolah produk berita yang akan dipublikasikan. Dari ruang ini mutu produk berita ditentukan sehingga nantinya diharapkan bisa dinikmati masyarakat luas.

  • Disiapkan Jadi Ahli IT

Sumenep – Setelah sebelumnya melatih ribuan Sumber Daya Manusia (SDM) Madura dalam berbagai bidang, kini Badan Pengembangan Wilayah Surabaya – madura (BPWS) kembali melakukan pelatihan yang sama. Kali ini BPWS melatih seribu (1000) pemuda Madura untuk dilatih sebagai ahli IT (Information Technology) di bidang komputer dan teknisi handphone.

Tretes – Dalam rangka menyediakan informasi yang tepat dan akurat bagi masyarakat dan calon – calon investor serta pelaku usaha tentang segala aspek – aspek yang berkaitan dengan pengembangan wilayah di Surabaya dan Madura seperti potensi, insfrastruktur, wisata, industri, dll, BPWS mengadakan Workshop dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan dua hari mulai tanggal 2 September 2013 di Tretes Raya Hotel dan Resort .

Dalam upaya untuk meningkatkan kinerja suatu instansi pemerintah haruslah dilakukan suatu perubahan , namun perubahan itu sendiri tidak bisa semata ditujukan pada organisasinya saja, tetapi yang juga penting adalah melakukan perubahan terhadap sistem organisasinya.