Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Upaya BPWS untuk mendorong peningkatan perekonomian Madura benar-benar serius. Ini dibuktikan dengan ditandatanganinya MoU antara BPWS dengan INOPAK Institute yang didukung penuh Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit GmbH (GIZ) Jerman dalam mengembangkan wirausaha UMKM di Madura.

GIZ sendiri adalah lembaga pemerintah Jerman non profit yang bermitra dengan 130 negara di seluruh dunia dalam membantu pengembangan perekonomian.

MoU sendiri ditandatangani Plt. Kepala BPWS, Herman Hidayat dan Presiden Direktur INOPAK, Prof. Dr. Kartawan,  di Jakarta, Rabu (22/11).  Dalam keterangannya, Prof. Karta menyatakan, Madura yang memiliki potensi besar dalam bidang perikanan dan hasil bumi, sangat potensial untuk dikembangkan perekonomian kerakyatannya di sektor UMKM.

“Kami akan membantu dalam pelatihan untuk meningkatkan nilai produk, membangun mindset agar UMKM  di Madura dapat berkembang dan menggerakkan sektor ekonomi kerakyatan,” tandasnya.

Sementara, Herman Hidayat mengaku pihaknya berterima kasih atas kerjasama tersebut. Menurutnya, BPWS mendapat mandat dari presiden RI untuk membangun SDM dan infrastruktur Madura dalam menghadapi era industrialisasi.

“Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap perekonomian Madura terpacu, sektor UMKM yang terbukti tahan banting, bisa semakin berkembang pesat di Madura. Ini semua demi kemajuan Madura,” tegas purnawirawan polisi jenderal bintang dua ini.

Rencananya, pelatihan ini akan dilakukan pada 2018 yang sasarananya meliputi lebih dari 400 peserta dari 4 kabupaten di Madura. Mereka akan dilatih dalam bidang UMKM yang meliputi produksi hiegienis, pengepakan yang berkelas internasional, teknik pemasaran hingga manajemen. Semua biaya pelatihan akan ditanggung BPWS, INOPAK dan GIZ.

Pelatihnya pun tidak main-main. Para peserta akan dilatih para ahli jebolan dari universitas-universitas jerman yang kemampuannya sudah diakui dalam skala internasional.(coy)