Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Kerjasama antara Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) berbasis kompetensi, diyakini memberi dampak positif dalam bidang pengentasan pengangguran.Ini dikatakan Kepala Dinas Koperasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Sampang, Moh Suhrowadi dalam ramah tamah dengan jajaran pejabat BPWS di sela sosialisasi kerjasama peningkatan SDM berbasis kompetensi dengan BPWS, selasa (4 April 2017) pada Dinas Pendidikan Sampang."Sebenarnya Sampang paling sedikit (angka pengangguran, Red), hanya 2.5 persen dari 459.000 angkatan kerja. Yakni 11.530 orang ,"ujarnya.Meski demikian,lanjutnya, kerjasama ini akan memberi dampak positif bagi pembangunan Sampang karena akan mengentas pengangguran."Otomatis juga akan mengentas kemiskinan," tegasnya.Dikatakan, meski angka pengangguran rendah,namun diakui bahwa tingkatan serapan kerja Sampang banyak yg menjadi TKI ilegal."Dengan pelatihan berbasis kompetensi ini,tentu menjadi nilai positif dan kami harapkan dapat berkesinambungan," pungkasnya.

Sementara, Plt. Sekretaris BPWS, Sidik Wiyoto mengatakan,apa yg dilakukan BPWS ini merupakan kewajiban sebagaimana amanat Perpres."Kami melakukan penguatan dan peningkatan SDM berbasis kompetensi di seluruh Madura. Dan ini dilakukan secara berkesinambungan dari tahun 2011 untuk menyiapkan SDM Madura menghadapi kemajuan zaman. Jangan sampai kelak orang madura hanya jadi penonton di negerinya sendiri dan sekaligus untuk mengikis angka pengangguran serta mengentas kemiskinan," tegasnya (coy)