Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Eksistensi BPWS di Madura semakin mendapat tempat. Ini terlihat dari statement kepala daerah di Madura yang mendukung kinerja BPWS. Terbaru, Bupati Pamekasan Achmad Syafii menegaskan pentingnya eksistensi BPWS. Menurutnya, bantuan BPWS bagi Madura, khususnya Pamekasan tidak bisa dianggap kecil.

Diantaranya, Penerangan Jalan Umum (PJU), Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM), peningkatan infrastruktur jalan, pelatihan sumber daya manusia dalam berbagai bidang.

"BPWS itu anugerah terbaik bagi Madura, bagi Pamekasan. Eksistensinya harus dipertahankan bahkan harus ditingkatkan," tegasnya dalam peresmian SPAM di Proppo beberapa waktu silam. Untuk itu,pihaknya pada tahun ke depan,akan terus melakukan kerjasama dengan BPWS dalam rangka membangun Madura lebih baik.

"Banyak rencana strategis kawasan yang akan kita kerjasamakan dengan BPWS. Kami berharap, ini menjadi instrument vital dalam membangun Madura lebih baik," pungkasnya”.

Untuk diketahui, dalam beberapa kesempatan, kepala daerah di Madura menegaskan dukungannya terhadap eksistensi BPWS. KH. Busyro A Karim selaku Bupati Sumenep, juga menegaskan, BPWS harus ada dan sangat dibutuhkan.

Bupati Sampang, KH. Fannan Hasib juga menegaskan hal yang sama ketika pertemuan dengan Plt. Kepala BPWS, Herman Hidayat.

"Suara yang ingin membubarkan (BPWS) itu suara yang tidak jelas dan tidak berdasarkan kepentingan rakyat banyak," tegasnya di kantor BPWS beberapa waktu yang lalu.

Sebelumnya, dalam beberapa kesempatan Wakil Bupati Bangkalan, KH. Mondir A Rofi'i mengatakan, BPWS jangan sampai dibubarkan.

"Jangan emosional, lalu mendesak dibubarkan. yang lebih esensial adalah agar lebih diperbaiki sehingga manfaatnya bisa terasa," ujarnya. (Coy)

Eksistensi BPWS semakin diterima di Madura. Ini karena kinerja BPWS dalam membangun Madura tidak main- main. Bupati Pamekasan Achmad Syafii dalam peresmian proyek Sistem Penyediaan Air Minum di Proppo Pamekasan, Rabu (22/2) menegaskan, keberadaan BPWS sangat dibutuhkan untuk bersama -sama membangun Madura.

"BPWS itu anugerah terbaik bagi Madura. Kerjasamanya akan terus kita hidupkan. Semoga, tahun-tahun selanjutnya, kita masih bisa tanda tangan bersama dengan Pak Herman (Plt.Kepala Bapel BPWS) dalam membangun Madura, khususnya Pamekasan ini "ujarnya.

Sementara, Herman Hidayat menyatakan, apa yang dilakukan BPWS merupakan kewajiban dari amanat yg diemban dari pemerintah pusat untuk membangun Madura. "Kerjasama yang baik ini sangat kami apresiasi. Kami ingin sinergi ini terus terbangun dengan baik di seluruh Madura. Demi Madura Maju, Madura yg hebat dan mensejahterakan rakyatnya "tandasnya. Untuk diketahui, di wilayah Pamekasan saja pada 2016 lalu, BPWS telah membangun beberapa pembangunan infrastruktur.

Diantaranya, Penerangan Jalan Umum (PJU) lingkar barat (Laden - Teja) dan lingkungan. Batik Proppo sebanyak 214 dg nilai Rp 2.56 miliar, SPAM cluster Proppo dengan kapasitas debit air 5 liter per detik Rp 2.14 miliar, SPAM cluster Kecamatan Pamekasan Rp 1.8 miliar dengan debit air 5 liter per detik dan paving SPAM di Desa Koeel dan Bukek dg nilia Rp 117 juta. (Coy)

Pembangunan infrastruktur, pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pemamfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang selama ini sudah dilaksanakan oleh Bapel BPWS yang bekerja sama  dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan diharapkan sebagai stimulan/pengungkit pengembangan pertumbuhan ekonomi Madura, pengaturan mengenai tatakerja yang  jelas dan lugas yang dituangkan dalam perjanjian kerja sama antara Bapel BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dapat memperkuat ikatan dan mempercepat pelaksanaan pembangunan, sehingga peran Bapel BPWS dalam mengembangkan wilayah Suramadu/Madura diharapkan dapat  terlaksana sesuai dengan amanah Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2008 tentang Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura, sebagaimana diubah dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2009.

Pelaksanaan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Bapel BPWS yang diwakili Kepala Satuan Kerja BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dilaksanakan pada hari Selasa tanggal 24 Januari 2016 di Kabupaten Pamekasan adalah sebagai bentuk pelaksanaan program yang didasari oleh MoU antara BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dimana hal ini mempunyai tujuan yaitu agar dapat mempercepat/memacu program pengembangan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang tujuan akhirnya adalah dapat menggerakkan perekonomian rakyat untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat Madura. (MT)

“Sosialisasi yang dilakukan Bapel BPWS ini adalah sangat tepat sehingga kompetensi pelatihan ini diharapkan akan menjadi jauh lebih bagus dan jelas arahnya untuk mencapai dunia kerja yang sukses, mencetak tenaga kerja akademik dan bersertifikat” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan Mohammad Marsum dalam mengawali sambutannya pada acara Sosialisasi Peningkatan SDm Berbasis Kompetensi antara BPWS dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan di Kantor Dinas Pendidikan pada tanggal 24 Januari 2017. Peningkatan SDM dengan pelatihan yang dirancang Berbasis Kompetensi ini diperuntukkan khusus untuk sekolah Kejuruan guna membekali calon peserta pelatihan agar mereka dapat lebih disiplin dan bekerja secara sistematis serta dapat meningkatkan keterampilan dan ilmunya sesuai dengan kejuruan masing-masing yang akan dilaksanakan selama 160-240 jam pelajaran.

Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Komunitas Masyarakat (HKKM) Bapel BPWS Joko Triyono mejelaskan bahwa “salah satu cara untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat Madura adalah melalui pengembangan SDM yang berdaya saing di dunia kerja yang dibuktikan dengan sertifikasi yang bekerja sama dengan BNSP (Badan Standar Nasional Pendidikan)”. Pada tahun anggaran 2017 ini Bapel BPWS akan melatih sebanyak 250 orang yang dibagi dalam dua tahap, tahap pertama sebanyak 156 orang yang akan dilaksanakan sampai dengan bulan April 2017 dan tahap kedua akan dilaksanakan pada bulan Juli 2017.

Sambutan terakhir oleh Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Pelatihan Kerja (UPTPK) Sumenep Afandi mengatakan “salut dengan Bapel BPWS karena koordinasi kegiatan dapat berjalan baik dari tahun ke tahun”. Dikatakan juga bahwa “pembangunan bisa berjalan/ berhasil salah satunya dengan program peningkatan SDM ini, dimana tujuan akhir dari setiap pembangunan adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat Madura”. (MT)

Kegiatan Pengembangan penyediaan sarana dan prasarana air minum merupakan hal yang pokok untuk mendukung pengembangan ekonomi suatu kabupaten/kota. Saat sekarang program ini sedang terus digalakkan baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. Untuk itu Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) melalui kegiatan stimulasi di Kabupaten Pamekasan ini, di prioritaskan untuk mendukung penyediaan air minum dan air bersih di Klaster unggulan Kabupaten Pamekasan, yang merupakan usulan program Pemerintah Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat dengan menjamin kebutuhan pokok air bersih/minum yang memenuhi syarat kualitas, kuantitas, dan kontinuitas.

Pelaksanaan kegiatan Tim Bapel BPWS hari Kamis 6 Oktober 2016 adalah untuk mengadakan Koordinasi dan Evaluasi terkait progres pelaksanaan pekerjaan pembangunan SPAM di Klaster Desa Klampar, Kecamatan Propo Kabupaten Pamekasan. Sedangkan untuk lokasi pelaksanaannya berdasarkan studi yang sudah dilakukan lokasinya ditempatkan pada tanah milik Pemerintah Daerah pemeliharaannya merupakan tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Kegiatan Pembangunan SPAM di Klaster Desa Klampar Kecamatan Propo Kabupaten Pamekasan ini dilakukan mulai Agustus s/d bulan Desember tahun anggaran 2016. 

Kegiatan/pekerjaan yang dilaksanakan dalam Pembangunan SPAM kawasan/Klaster di Desa Klampar Kecamatan Propo, Kabupaten Pamekasan meliputi :

- Pembuatan sumur bor dengan kedalaman kurang lebih 140 meter ;

- Rumah pompa/panel;

- Pemasangan jalur pipa sepanjang 4 km;

- Tandon air zinkcalum 150 m/k;

- Pelaksanaan keselamatan pekerjaan sesuai dengan standart K3. (tholal)

Kegiatan Pembangunan SPAM di Klaster Desa Kangenan Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan merupakan kegiatan yang di laksanakan melalui mekanisme tender dengan melibatkan penyedia jasa yang bidang usahanya terkait dengan pembangunan sarana prasarana pendukung infrastruktur. Sedangkan untuk lokasi program tersebut berdasarkan studi yang sudah dilakukan lokasinya ditempatkan pada tanah aset Pemerintah Daerah yang pemeliharaannya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah.

Kegiatan Pembangunan SPAM di Klaster Desa Kangenan Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan ini akan dilaksanakan mulai bulan Agustus s/d bulan Desember tahun anggaran 2016.

Mohammad Anwar Kepala Divisi Pengendalian Pembangunan Bapel BPWS menjelaskan bahwa kegiatan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) ini bertujuan untuk pengembangan potensi air minum di Pulau Madura yang sehat ; yang diharapkan dapat menunjang nilai ekonomi di Madura. Anwar juga berharap adanya partisipasi masyarakat dalam hal menjaga, dan merawat pembangunan infrastruktur klaster unggulan di Kabupaten Pamekasan. Pada hakekatnya, alam telah menyediakan yang dibutuhkan, namun demikian adanya pertumbuhan penduduk yang tidak merata dan serta aktivitasnya telah menimbulkan berbagai dampak keseimbangan lingkungan. Air yang ada terganggu jumlah dan kualitasnya sehingga tidak lagi layak dikonsumsi secara langsung. Sehingga diperlukan prasarana dan sarana air minum untuk merekayasa, agar air yang disediakan alam dapat aman dan sehat untuk dikonsumsi.

Kegiatan/pekerjaan yang dilaksanakan dalam Pembangunan SPAM Klaster di Desa Kangenan Kecamatan Pamekasan, Kabupaten Pamekasan meliputi :

- Pemasangan jalur pipa transmisi dan distribusi sepanjang ±4 km;

- Rumah pompa/panel;

- Tandon air zinckalum 150 m/k;

- Pelaksanaan keselamatan pekerjaan sesuai dengan standart K3. (tholal)