Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Rapat Yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 bertempat di Hotel Harris Surabaya, merupakan acara Penandatanganan Kontrak Paket Pembangunan / Peningkatan jalan di Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep Tahun Anggaran 2015. Pekerjaan Stimulasi Pembangunan / Peningkatan jalan di 3 Kabupaten ini merupakan pekerjaan tahun kedua dimana merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Pelaksana BPWS dengan pemerintah Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep yang telah ditandatangani tahun 2014 yang lalu, selain paket pekerjaan peningkatan jalan Badan Pelaksana BPWS juga telah melaksanakan penataan lampu PJU, pembangunan SPAM dan termasuk peningkatan dan pemberdayaan SDM dan lainnya. Pada Acara tersebut Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM menginformasikan kepada para kepala Bappeda Kabupaten dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep bahwa pekerjaan Stimulasi yang telah dilaksanakan oleh BPWS pada T.A 2014 saat ini sedang dilaksanakan proses hibah dari BPWS kepada pemerintah Kabupaten. Karena proses hibah sesuai Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah maka prosedurnya memakan waktu yang cukup lama, dan sedang dilaksanakan proses Serah Terima Opersaional kepada Pemerintah Kabupatan, sehingga diharapkan secara operasional aset tersebut segera dapat dioperasionalkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten untuk melayani masyrakat termasuk pembayaran rekening listrik untuk lampu PJU yang telah terbangun.

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 tersebut terdapat 3 paket pekerjaan pembangunan / penigkatan jalan di 3 Kabupaten antara lain :

1.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sampang (ruas jalan Rogung – Torjun).

2.Pembanguan / peningkatan jalan di Kabupaten pamekasan (ruas jalan Laden-Dasok ).

3.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sumenep (ruas jalan lingkar Barat – Asta Tinggi).

Pada kesempatan ini Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM juga mengingatkan kepada Deputi Pengendalian dan PPK untuk melengkapi syarat-syarat adminstrasi antara lain perjanjian kerjasama, BA serah terima dari pemerintah kabupaten kepada BPWS (PPK). Dengan ditandanganinya kontrak pembangunan jalan ini diharapkan bisa menstimulasi perekonomian di kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep karena jalan-jalan tersebut merupakan penunjang peningkatan perekonomian di sekitarnya dan harapan kami kepada pemerintah kabupaten secepatnya dapat menata peruntukan lahan di sekitar jalan tersebut dan jangan sampai menimbulkan kawasan kumuh yang tidak sesuai tujuan untuk meningkatkan melancarkan lalu lintas. 

Dengan ditandatanganinya kontrak pekerjaan pembangunan jalan ini mudah-mudahan Allah SWT memberikan barokah dan hidayah kepada kita semua ujar Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM. dan untuk kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan saya mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten untuk memberikan masukan-masukan demi kelancaran dan kemudahan pekerjaan dilapangan. Dan diharapkan pekerjaan ini dapat dilaksanakan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik. (wik)

Rencana pembangunan Madura akan dimatangkan dan ditangani secara khusus. Penanganan ini tentang pembangunan infrastruktur dan kawasan di Madura maupun penguatan sumber daya manusianya.

Ini dikatakan Sekretaris Jenderal  Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat RI, Ir Taufik  Widjoyono M Sc dalam acara sinkronisasi dan percepatan pembangunan infrastruktur dan kawasan Kementerian PU-PR di kantor BPWS, Senin (11/5). Hadir dalam acara tersebut Bupati Sampang Kh fanan hasib dan perwakilan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Pamekasan dan Sumenep.

“Ini bagian dari kelanjutan direktif presiden beberapa waktu lalu. Meskipun Presidennya sudah ganti, tetapi program kebijakan ini tetap akan diteruskan,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk pengembangan dan percepatan Madura, pemerintah pusat akan melakukan penanganan khusus yang didisain sesuai dengan kondisi di lapangan. Nantinya ada rencana yang disinkronkan bersama antara daerah, BPWS dan pemerintah pusat. 

Apalagi saat ini Teluk Lamong sudah beroperasi, lalau perhitungan lalu lintas laut selat Madura, akan menjadi pertimbangan utama dalam menyusun perencanaan teknis.

“Itu meliputi penyelesaian wilayah barat, komitmen penyesuaian anggaran, termasuk pula yang kita bahas sekarang ini terkait Lintas Selatan Madura (LSM). Akan dibahas lebih detil sehingga bisa segera direalisasikan,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu Bupati Sampang KH Fanan Hasib menyambut gembira. Menurutnya, setelah hambatan teknis yang mengakibatkan tertundanya pengerjaan Lintas Selatan Madura, pihaknya seolah mendapat angin segar dengan adanya penjelasan Sekjen Kemen PU-PR RI tersebut.

“Kita harapkan ini akan dibahas lebih detil lagi di berbagai level, baik pusat, daerah maupun BPWS. Saya mewakili rakyat, hanya berharap bisa segera direalisasikan,”  pungkasnya. (coy)

Sampang – Setelah melatih pelaku pariwisata di Kabupaten Sumenep dan Pamekasan, BPWS kembali mengadakan pelatihan untuk masyarakat Kabupaten Sampang menjadi pelaku pariwisata Pada Jum’at (13-14/06/2014). Pelatihan diselenggarakan di Hotel Camplong, merupakan rangkaian dari program pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan pariwisata Madura. Pelatihan ini melibatkan 26 peserta yang berasal dari perwakilan kacong cebbing, organisasi pemuda, petugas objek wisata, pelaku usaha pariwisata, dan dinas pariwisata Kabupaten Sampang.