Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Selasa tanggal 07 Maret 2017 Daeyang dari Korea, berkunjung ke kantor BPWS dengan maksud memberikan hibah dokumen Study Kelayakan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di Bangkalan Madura dan sekaligus menawarkan pembangunan Terminal Umum Tanjung Bulu Pandan beserta dengan kawasan pendukungnya kepada investor di Korea. Oleh karena itu Daeyang ingin bekerjasama dengan BPWS yang dituangkan dalam Memorandum Of Understanding (MoU).
Terminal Umum Tanjung Bulu Pandan adalah merupakan salah satu fasilitas Pelabuhan yang terkait dengan kawasan Pelabuhan Tanjung Perak dan terdapat untuk Kawasan Permukiman (159 Ha), Kawasan Bisnis (78 Ha) dan Kawasan Industri dan Pergudangan (363 Ha).
Tujuan pembuatan Study Kelayakan terminal umum Tanjung Bulu Pandan oleh Daeyang yang bekerja sama dengan BPWS adalah untuk ditawarkan kepada investor khususnya dari Negara Korea dan lainya . (AN)

Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) menyebutkan rencana Pengembangan Pelabuhan Tanjung Buluh Pandan di pesisir utara Bangkalan Madura merupakan poros dan simpul ekonomi yang sangat bagus untuk menggerakan perekonomian kawasan. Ini dikatakan Kepala BPIW, A Hermanto Dardak dalam kunjungan ke Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dalam rangkaian meninjau kawasan Madura,  Kamis – Jumat (8-9/9/16).

Dalam statemennya, Tanjung Buluh Pandan kelak bisa menjadi kota pelabuhan yang menjadi simpul pertumbuhan ekonomi. “Ini poros yang efektif dan sangat menjanjikan. Sebenarnya, rencana ini sudah ada sejak saat pembangunan Suramadu dirancang,” tegasnya saat meninjau lokasi rencana pelabuhan Tanjung Buluh pandan dengan didampingi Plt, Kepala BPWS dan jajarannya.

Lebih lanjut ia menyatakan, potensi ini bisa mengarah pada kawasan untuk arus barang dan jasa dari  dalam dan luar negeri. “Ketika kapal penuh dan harus antri di Pelabuhan Tanjung Perak, maka Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan in bisa menjadi alternatif terbaik, bisa untuk akses ekspor-impor dan bisa jadi kota baru, kota pelabuhan yang cepat tumbuh,” tandasnya.

Untuk itu, Badan di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA) yang membawahi pengembangan infrastruktur wilayah di seluruh Indonesia ini memastikan mendukung penuh rencana BPWS untuk mengembangkan dan membangun pelabuhan Tanjung Bulu Pandan.

Sementara, Plt Kepala  BPWS, Herman Hidayat menegaskan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan sejumlah stakeholder terkait rencana Pembangunan Tanjung Bulu Pandan ini.

“diantaranya Kementerian   Perhubungan, Otoritas pelabuhan, Pemerintah Pusat dan Daerah. Prinsipnya, dengan adanya dukungan BPIW ini merupakan energi positif untuk melaksanakan rencana Pembangunan selanjutnya.

“Dari kajian yang sudah BPWS lakukan, rencana pengembangan ini merupakan satu rangkaian dari tugas yang diemban BPWS dalam melakukan percepatan pembangunan di Madura,”ujarnya. (coy)