Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Madura memiliki banyak sekali potensi yang bisa dikembangkan, salah satunya adalah batik. Batik madura sangat dikenal coraknya bahkan hingga masuk ke pasar internasional. Potensi batik ini mau tidak mau membawa banyak lapangan kerja, salah satunya adalah dengan menjahit yang dibuat kemeja maupun aneka pakaian wanita. Hal ini dilakukan BPWS dengan diadakannya sosialisasi peningkatan SDM berbasis kompetensi bertempat di desa parseh kecamatan socah Kabupaten Bangkalan, Madura acara ini diselenggarakan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi SDM yg ada dengan kegiatan menjahit, ibu Amina selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja kabupaten Bangkalan berharap agar para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat lebih meningkatkan taraf hidupnya. Sidik Wiyoto selaku Plt. sekretaris BPWS yang membuka pelatihan tesrsebut juga berharap kegiatan ini bisa lebih menggali lagi potensi masyarakat di bangkalan ini khususnya dalam bidang menjahit. (rab)

Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM berbasis Kompetensi di Kejuruan  Pariwisata (PW02) yang dilaksanakan di Singosari ditutup pada tanggal 2/5/17. Penutupan ini dihadiri oleh Plt. Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto yang dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta pelatihan agar dapat mengaplikasikan semua ilmu yang telah mereka dapatkan di daerah nya masing-masing. Pariwisata merupakan salah satu program pemerintah guna meningkatkan PAD daerah, apalagi pada tahun 2018 Pemerintah Daerah Sumenep mempunyai program prioritas mengangkat potensi Pariwisata di Kabupaten Sumenep. Maka dari itu diharapkan peserta dari Sumenep langsung dapat menerapkan ilmunya dilapangan guna menunjang program Pemerintah setempat. Sidik Wiyoto juga menyampaikan rasa terimakasih kepada Pihak UPT-PK Singosari dan Para Instruktur yang sudah membimbing peserta sesuai yg diharapkan yaitu lulus 100% dan kompeten, dengan memperoleh sertifikat UPT-PK Singosari dan sertifikat BNSP-LSP.

Kepala UPT-PK Singosari Drs. Surini Santoso,M.Si  juga menyampaikan terimakasih kepada BPWS yang sudah bekerjasama dalam hal memfasilitasi kegiatan pelatihan yang telah dilaksanakan dari tanggal 18 April s/d 2 Mei 2017, dengan kurikulum selama 240 jam pelajaran. Dari 20 peserta yang dilatih dinyatakan lulus semua dan sudah Kompeten.“ujarnya”. Beliau juga berharap para peserta dapat mengembangkan potensi dirinya lagi dalam mengembangkan pariwisata didaerah nya masing-masing sesuai dengan ilmu yang telah dimiliki dan juga berharap agar Kerjasama antara BPWS dengan UPT-PK Singosari ini dapat terus berjalan untuk mengembangkan potensi SDM diwilayah Madura. (rq)

Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM berbasis Kompetensi Kejuruan Sepeda Motor (R2) Injection-AI01 di UPT-PK Singosari pada tanggal 9/5/17 yang dihadiri oleh Plt. Kepala BPWS Herman Hidayat yang dalam sambutannya menyampaikan kepada para peserta yang sudah mendapatkan ilmu untuk dapat lebih termotivasi dan percaya diri dalam mengembangkan potensi yang ada pada diri mereka. Bagi peserta yang sudah punya keahlian agar dapat langsung menerapkan ilmunya dalam dunia kerja sehingga dapat berdaya guna dan menghasilkan tentunya. Herman Hidayat juga menyampikan pesan kepada para peserta “I Hear I Remember, I See I Forget and I Do I Understand. Disampaikan terimakasih kepada Para Instruktur dan Kepala UPT-PK Singosari yang sudah memberikan arahan dan Pelatihan Program Peningkatan Keterampilan SDM untuk mengembangkan potensi masyarakat madura.

Kepala UPT-PK Singosari Surini Santoso juga menyampaikan rasa terimakasih kepada BPWS yang telah memfasilitasi program pelatihan ini dan hasil dari pelatihan ini yang dinyatakan lulus mendapat sertifikat dari UPT-PK Singosari dan BNSP-LSP. Dalam Pelatihan ini Surini Santoso juga berharap bahwa para peserta agar dapat terus mengembangkan potensi dan menerapkan ilmu yang yang sudah diperolehnya dalam dunia kerja. Surini juga menyampikan rasa terima kasih kepada BPWS yang selama ini sudah menjalin kerjasama dengan UPT-PK Singosari dan diharapkan kerjasama ini dapat lebih meningkatkan potensi SDM masyarakat Madura. (rq)

Penutupan Pelatihan Industri – Teknik Pengembangan dan Pemanfaatan Tanaman Obat atas kerja sama BPWS dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur UPT Materia Medica Batu pada tanggal 08 Desember 2015 dihadiri oleh perwakilan dari BPWS yaitu Kepala Divisi Pengendalian Pembangunan Bapak Mohammad Anwar. Dalam sambutannya Moch. Anwar mengharapkan dengan adanya pelatihan ini para peserta  yang telah dilatih diharapkan bisa mengolah ramuan ramuan jamu Tradisional Madura sesuai dengan standar Internasional. Ibu Unik selaku Perwakilan dari UPT Materia Medica Batu dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pelatihan ini diharapkan akan menjadi modal kedepan bagi para peserta pelatihan untuk menjadi entrepreneur yang sukses.

Kepala SMK Farmasi Yannas Husada Bangkalan Bapak Ilham juga menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam dalamnya kepada BPWS dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur UPT Materia Medica Batu yang telah memberikan ilmu yang sangat bermanfaat bagi para siswa siswinya yang telah mendapatkan pelatihan  selama 10 hari, disamping itu Bapak Ilham juga mengingatkan kepada para siswa siswinya agar mempunyai rasa percaya diri yang tinggi untuk menjadi entrepreneur yang sukses. (Nin)