Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Acara pelatihan INOPAK Institute terkait dengan inovasi pengemasan/packaging untuk produk-produk makanan dan minuman dari bahan baku rumput laut bagi pembudidaya rumput laut dan para UKM khususnya di wilayah Kecamatan Bluto dilaksanakan pada tanggal 5 April 2018 dan bertempat di SMP-SMK Nasyrul Ulum, Desa Aengdake, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Kegiatan ini sebagai tindaklanjut pertemuan tanggal 1 April 2018 di Hotel Elmi Surabaya.

Adapun sebagai narasumber dalam acara tersebut adalah Wiwi Widia, SE selaku Business Development dari INOPAK Institute. Sedangkan peserta pelatihan berasal dari para pembudidaya rumput laut wilayah Kecamatan Bluto yang terdiri dari 8 UKM, 5 Koperasi, Ibu-ibu PKK serta para siswi di lingkungan SMP – SMK Nasyrul Ulum.

Dalam pembukaan acara pelatihan Drs. Amiruddin, MM selaku Kepala Divisi Perwakilan Bapel-BPWS Jakarta mengatakan bahwa kerjasama yang telah dilakukan dengan UNIDO SMART-Fish Programme akan dikolaborasikan/disinergikan dengan program dari INOPAK Istitute khususnya yang terkait dengan inovasi pengemasan produk (desain kemasan), sehingga hasil dari produk IKM/UKM tersebut akan mampu bersaing dengan produk kelas premium yang ada dipasaran.

Sementara itu Wiwi Widia, SE mengatakan bahwa negara Indonesia memiliki kurang lebih 57,9 juta UMKM, akan tetapi hanya kurang dari 10% yang memiliki kemasan baik dan memenuhi standard. Lebih jauh dikatakan bahwa beberapa kendala yang sering dijumpai terkait pembuatan kemasan sebuah produk, yaitu salah dalam memilih bahan, desain yang alakadarnya, ukuran yang tidak tepat; serta atribut produk yang tidak lengkap.

Wiwi Widia juga mengatakan bahwa terkait atribut sebuah “produk” apabila ingin bersaing dengan produk-produk lain di pasaran, maka harus mencantumkan beberapa hal, diantaranya nama brand/merek, jenis produk, tag-line, logo halal, barcode, komposisi, redaksi, informasi nilai gizi, dan lain sebagainya.

Sedangkan dari UNIDO SMART-Fish Programme mengharapkan agar Bapel-BPWS dapat memfasilitasi tempat untuk mempromosikan produk-produk olahan dari rumput laut yang dikelola oleh IKM/UKM di wilayah Madura tersebut. (Gun)

Acara Batik On The Sea di Lokasi Wisata Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Madura (25/02) berlangsung meriah. Kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program Visit Sumenep 2018. Acara dilaksanakan dengan berbagai aktivitas yang menarik untuk diikuti, selain lomba fashion show terdapat pertunjukan kesenian khas Sumenep, membatik bersama di pinggir pantai, lelang batik hingga kegiatan lomba fotografi.

Menurut Bupati Sumenep A. Busyro Karim kegiatan ini bertujuan memberikan penghargaan kepada para pembatik. Menurut dia, berkembangnya batik Sumenep tidak lepas dari konsistensi mereka yang terus berinovasi dan berkarya. “Selama ini kita terus mengagumi keindahan batik Sumenep. Tapi, jangan sampai lupa dari tangan siapa batik itu tercipta. Kami ingin memberikan sesuatu untuk para pembatik muda dan pembatik senior yang terus berkarya,” jelasnya.

Dalam acara fashion show turut menghadirkan Putri Indonesia dari Jawa Timur Fatma Ayu Husnasari serta Aktor dan Model Okan Cornelius sebagai juri. Di samping itu pada acara lelang batik terdapat batik motif Tera’ Bulan yang berhasil terjual dengan harga sebesar 7,5 juta.

Terakhir Bupati Sumenep berharap semua elemen masyarakat termasuk Pemkab dapat berpartisipasi menyukseskan program Visit Sumenep 2018. (Riz)

Hubungan kerja sama antara BPWS dan Pemkab Sumenep kembali terjalin lebih sinergis. Ini dibuktikan dengan dilaksanakannya kembali MoU antara kedua instansi ini, di Pendopo Kabupaten Sumenep , jumat 28/4.

MoU ini ditandatangani langsung Bupati Sumenep KH Busyro A Karim dan Plt. Kepala BPWS Herman Hidayat. Pada kesempatan  itu, Busyro mengatakan,  Kabupaten Sumenep menyampaikan rasa terima kasih yang luar biasa  karena BPWS telah banyak membantu pembangunan di Pemkab Sumenep.

“Tentu ini sangat membantu kemajuan Sumenep. Membantu rakyat dan sudah pasti memberi manfaat yang besar. Kami berharap, tahun  ke depan, BPWS masih bersedia terus bergandengan tangan dan membantu,” ujarnya ramah.

BPWS memang telah benyak melakukan Stimulasi pembangunan di Sumenep. Di antaranya, pembangunan PJU  (penerangan jalan umum), pembangunan Giliyang, pembangunan pipa air bersih bawah laut   dari Dungkek – Giliyang, (pembangunan reservoir, pelatihan SDM, pembangunan jalan dan lains sebagainya yang nilainya mencapai ratusan miliar. Untuk tahun ini, BPWS kembali melakukan pembangunan PJU di Sumenep.

“Tahun ini rencananya kami akan membebaskan tanah untuk pembangunan jalan lingkar bandara dan jalan lingkar utara.  Ke depan, jika tanah ini sudah bebas maka Pemkab Sumenep berharap BPWS bisa membangun PJU dan jalan di tanah ini,” ujarnya.

Menanggapi uraian Bupati Sumenep tersebut, Herman Hidayat menegaskan komitmen kuatnya untuk turut serta membangun Madura secara keseluruhan. Purnawirawan bintang dua ini memastikan, komitmen BPWS tidak pernah bergeser dari upaya untuk memakmurkan Madura.

“Kami jelas akan semaksimal mungkin membantu pembangunan di Madura, juga khususnya di Sumenep. BPWS pada tahun ini siap membangun PJU kembali di 144 titik yang terletak di ruas jalan KH Mansur, sehingga jalan sumenep bisa terang benderang,” ujarnya. (nin)

Rapat Yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 bertempat di Hotel Harris Surabaya, merupakan acara Penandatanganan Kontrak Paket Pembangunan / Peningkatan jalan di Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep Tahun Anggaran 2015. Pekerjaan Stimulasi Pembangunan / Peningkatan jalan di 3 Kabupaten ini merupakan pekerjaan tahun kedua dimana merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Pelaksana BPWS dengan pemerintah Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep yang telah ditandatangani tahun 2014 yang lalu, selain paket pekerjaan peningkatan jalan Badan Pelaksana BPWS juga telah melaksanakan penataan lampu PJU, pembangunan SPAM dan termasuk peningkatan dan pemberdayaan SDM dan lainnya. Pada Acara tersebut Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM menginformasikan kepada para kepala Bappeda Kabupaten dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep bahwa pekerjaan Stimulasi yang telah dilaksanakan oleh BPWS pada T.A 2014 saat ini sedang dilaksanakan proses hibah dari BPWS kepada pemerintah Kabupaten. Karena proses hibah sesuai Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah maka prosedurnya memakan waktu yang cukup lama, dan sedang dilaksanakan proses Serah Terima Opersaional kepada Pemerintah Kabupatan, sehingga diharapkan secara operasional aset tersebut segera dapat dioperasionalkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten untuk melayani masyrakat termasuk pembayaran rekening listrik untuk lampu PJU yang telah terbangun.

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 tersebut terdapat 3 paket pekerjaan pembangunan / penigkatan jalan di 3 Kabupaten antara lain :

1.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sampang (ruas jalan Rogung – Torjun).

2.Pembanguan / peningkatan jalan di Kabupaten pamekasan (ruas jalan Laden-Dasok ).

3.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sumenep (ruas jalan lingkar Barat – Asta Tinggi).

Pada kesempatan ini Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM juga mengingatkan kepada Deputi Pengendalian dan PPK untuk melengkapi syarat-syarat adminstrasi antara lain perjanjian kerjasama, BA serah terima dari pemerintah kabupaten kepada BPWS (PPK). Dengan ditandanganinya kontrak pembangunan jalan ini diharapkan bisa menstimulasi perekonomian di kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep karena jalan-jalan tersebut merupakan penunjang peningkatan perekonomian di sekitarnya dan harapan kami kepada pemerintah kabupaten secepatnya dapat menata peruntukan lahan di sekitar jalan tersebut dan jangan sampai menimbulkan kawasan kumuh yang tidak sesuai tujuan untuk meningkatkan melancarkan lalu lintas. 

Dengan ditandatanganinya kontrak pekerjaan pembangunan jalan ini mudah-mudahan Allah SWT memberikan barokah dan hidayah kepada kita semua ujar Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM. dan untuk kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan saya mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten untuk memberikan masukan-masukan demi kelancaran dan kemudahan pekerjaan dilapangan. Dan diharapkan pekerjaan ini dapat dilaksanakan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik. (wik)