Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Latih SDM Rumput Laut, BPWS-SMART Fish Indonesia Teken Kesepakatan

Pelaksanaan pelatihan bekerjasama dengan SMART Fish Indonesia Programme. Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, di Kantor Perwakilan BPWS di Jakarta, Jumat pekan kemarin. Pelaksanaan pelatihan bekerjasama dengan SMART Fish Indonesia Programme. Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, di Kantor Perwakilan BPWS di Jakarta, Jumat pekan kemarin.

BADAN Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BP-BPWS) terus meningkatkan kualitas sumberdaya manusia di Madura. Kali ini, program pemberdayaan bagi Pembudidaya Rumput Laut di wilayah Kabupaten Pamekasan dilakukan.

Pelaksanaan tersebut dilakukan dalam bentuk pelatihan bekerjasama dengan SMART Fish Indonesia Programme. Kegiatan ini diawali dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara kedua belah pihak, di Kantor Perwakilan BPWS di Jakarta, Jumat pekan kemarin.

Pelatihan ini akan difokuskan bagi kelompok Pembudidaya Rumput Laut di Desa Jumiang, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan. Wilayah tersebut masuk kedalam pesisir dengan hasil budidaya rumput laut jenis Eucheuma Cottoni dan Eucheuma Spinosum.

Produk rumput laut tersebut lebih banyak digunakan sebagai olahan makanan. Diantaranya, Nugget, Bakso, Dodol, hingga olahan krupuk.’’Dalam kaitannya program kerjasama ini kami menekankan tentang pelatihan untuk Standart Operating Prosedure (SOP) bagi Pembudidaya disana,’’ kata National Chief Tehnical Adviser (NCTA) SMART Fish Indonesia Programme, Ir. Sudari Pawiro.

Penerapan SOP ini dikatakan Sudari begitu penting. Sebab, teknik budiaya yang dilakukan para kelompok di Jumiang masih tergolong tradisional. Beberapa cara memanen dan memanajemen hasil panen budidaya memerlukan pendampingan.

’’Sebab jika proses panen yang dilakukan tidak sesuai dengan SOP, maka akan terjadi penurunan kualitas. Dampaknya, pada penjualan sehingga perlu adanya sebuah pelatihan,’’ terang dia.

Terpisah, menurut Sekretaris BP-BPWS Sidik Wiyoto sesuai dengan tugas utama pihaknya adalah memberikan fasilitasi kepada empat wilayah Kabupaten di Madura. Terutama dalam membantu peningkatan pertumbuhan ekonomi.

’’BPWS tidak hanya melakukan pembagunan infrastruktur saja. Melainkan juga memfokuskan terhadap pembenahan sumberdaya manusia,’’ katanya.

Nah, salah satunya menurut mantan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jatim ini, adalah dengan memfasilitasi pelatihan sumberdaya manusia berbasis masyarakat. Sebelumnya, BP-BPWS tengah melakukan pelatihan bagi para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Kabupaten Pamekasan. Fokusnya, dengan pelatihan teknologi pengemasan berbasis komptensi.’’Kali ini juga menyasar pelatihan bagi budidaya di kawasan pesisir,’’ ujar Sidik. (edw)

Read 66 times
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments