Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Underwater Topographical Survey

Perubahan Kontur Topografi Dasar Laut

Tujuan dilakukannya survey underwater topographical survey adalah:

Untuk mengetahui kondisi angin, gelombang, pasang surut dan arus di lokasi proyek

Untuk mengetahui tingkat sedimentasi di lokasi proyek

 

Untuk mengetahui profil dasar laut di lokasi proyek

Angin

Kondisi angin di lokasi proyek berdasarkan data sekunder yang dikumpulkan, disajikan dalam bentuk wind rose dan kecepatan angin bulanan maksimum.

Gelombang

Berdasarkan hasil survei hydro-oceanographic, ketinggian gelombang rata-rata adalah 3,5 m dengan periode gelombang 2,5 detik.

Month
DIRECTION AND WIND SPEED (KNOT)

N

NE

E

SE

S

SW

W

NW

January

16-20

 

 

 

26-30

21-25

26-30

10-15

February

10-15

 

10-15

 

 

26-30

>30

 

March

10-15

 

 

21-25

10-15

 

 

>30

April

26-30

>30

10-15

 

21-25

 

 

 

May

 

 

16-20

26-30

21-25

 

 

 

June

 

>30

26-30

 

10-15

 

 

 

July

 

 

>30

26-30

26-30

 

 

 

August

 

 

26-30

21-25

 

 

 

 

September

 

26-30

>30

16-20

10-15

 

 

 

October

 

10-15

>30

>30

 

 

 

 

November

>30

10-15

16-20

>30

 

 

 

26-30

December

21-25

10-15

10-15

10-15

 

 

10-15

>30

Pasang

Data pasang terutama digunakan untuk menentukan ketinggian atau elevasi struktur dan sebagai data input dalam permodelan matematis untuk tujuan analisis scouring di lokasi proyek. Dengan menggunakan metode Least Square didapat data pasangan pada tabel.

 
S0
M2
S2
N2
K1
O1
M4
MS4
K2
P1
A cm 149 41 16 22 19 15 3 5 4 6
g deg   59 10 88 262 136 245 235 10 262
Arus

Berdasarkan pengukuran langsung di tujuh lokasi pengamatan, didapat data kecepatan dan arah arus sebagaimana disajikan pada tabel di bawah.

Sedimen

Hasil analisis laboratorium menunjukkan bahwa sedimen dasar laut di lokasi proyek terdiri dari lanau kepasiran dan lempung. Hasil analisis disajikan pada tabel dibawah.

Dengan membandingkan Bathymetry tahun 2005 dan Kontur Bathymetry tahun 1993 yang dimiliki, dapat diketahui dapat dilajukan analisis untuk mengetahui kecepatan sediment per tahun. Dari hasil analisis diketahui bahwa kecepatan sedimen pertahun 1.3 mm/ha/tahun

Read 773 times Last modified on Kamis, 18 Juli 2013 22:30
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments