Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Performance Research for Shear Connectors Shear Resistance

Girder Jembatan cable stayed Suramadu merupakan suatu struktur komposit antara boks girder baja dan lantai beton. Girder baja dan lantai beton tersebut disatukan dengan shear connector. Karena itu kesatuan di antara kedua material tersebut sangat ditentukan oleh kekakuan dan distribusi dari shear studs yang digunakan, yang mempunyai diameter 22 mm dan panjang 20 cm.

 

Gaya-gaya yang diterima oleh shear connector sangat dipengaruhi oleh gaya geser antara elemen baja dan beton. Di lokasi di mana terdapat stay cable, gaya-gaya yang diterima oleh shear connector akan menjadi kompleks, karena akan terjadi lonjakan gaya geser. Karena itu studi khusus ini perlu dilakukan untuk menjamin bahwa distribusi serta dimensi dari shear connector sudah memadai.

Pelaksanaan studi ini dilakukan dengan menggunakan program Finite Element Model (FEM), dengan tujuan:

  • Melakukan analisa simulasi terhadap distribusi tegangan, kekakuan dan kekuatan dari anker baja, pada beberapa tipe balok baja dan hubungannya dengan dinding beton pada pylon.
  • Melakukan studi dan analisa terhadap bentuk dan daerah pengaruh pratekan melingkar pada sistem peng-anker-an.
  • Mengetahui distribusi tegangan pada dinding pylon dan konsol pendek pada daerah peng-anker-an serta memeriksa kekuatannya.

Dan dari studi ini dapat disimpulkan :

Dari diagram tegangan dan regangan yang diperoleh dari hasil analisis peng-anker-an balok baja akibat beban kritis diketahui bahwa kekakuan dan kekuatan balok baja masih memenuhi persyaratan. Semua tegangan dalam plat baja masih dibawah tegangan yang diijinkan. Pada kasus keruntuhan kabel, dengan memeriksa dinding pylon dan tulangannya, maka tegangan yang terjadi pada tulangan adalah lebih kecil daripada tegangan ijin, sehingga kekuatan dan kekakuan dinding pylon terpenuhi.

Dari hasil pemeriksaan konsol pendek beton  (corbel) yang menahan balok baja,  diketahui bahwa nilai tegangan pada tulangan konsol pendek lebih kecil dari yang diijinkan, sehingga masih memenuhi persyaratan dari spesifikasi desain.

Berdasarkan analisa FEM yang dilakukan pada dinding pylon yang berdekatan dengan konsol pendek (corbel) diketahui bahwa tegangan pada tendon telah terdistribusi secara baik, dan kekuatan beton pada pylon memenuhi syarat. 

 

Read 790 times Last modified on Kamis, 18 Juli 2013 22:43
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments