Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

GPS (Global Postioning System)

Penentuan posisi awal dan akhir jembatan

Untuk penentuan posisi awal dan akhir jembatan

GPS adalah sistem satelit navigasi / surveying instrument yang digunakan untuk penentuan posisi di atas permukaan bumi, dengan mengacu ke suatu datum global yang berupa Ellipsoid. Tujuannya adalah menentukan titik awal dan titik akhir dari Jembatan.

Metode pengukuran ini dilaksanakan untuk pencarian posisi titik rencana dengan

menggunakan metode absolut dan metode differential. Mengingat metode differensial memiliki keunggulan ketelitian dibanding terhadap metode absolut, maka hasil ukuran metode differensial yang digunakan sebagai acuan terhadap perhitungan posisi Jembatan Suramadu selanjutnya. Namun koordinat ini masih bersifat local system. Untuk menjadikan koordinat local ini menjadi sistem nasional, maka perlu dilakukan pengukuran GPS dengan mengikatkan pada titik GPS yang memiliki sistem nasional.Hal ini dapat dilakukan dengan menentukan titik sekutu minimal sebanyak 3 titik. Berdasarkan 3 titik sekutu ini maka dapat dilakukan proses transformasi koordinat local  ke koordinat sistem nasional. Pengikatan ini akan menguntungkan dalam penempatan posisi Jembatan Suramadu dalam peta umum yang berstandar kartografi secara nasional. Alat ukur yang digunakan :adalah GPS Geodetic type Leica CR 233 dengan Software SKI version 2.3 Leica.

Sistem pengukuran dengan GPS
  • Membuat patok BM (Bench Mark) AKS1 dan AKS2 disekitar titik centerline Surabaya dan dan patok BM AW2 & AW1 disekitar centerline Madura.
  • Menempatkan Receiver GPS di titik SM01, AKS2, AKS1, AW1 dan AW2 untuk mendapatkan koordinat dari satelit (membuat Poligon).
  • Hasil data Satelit diproses dengan software untuk menjadikan data koordinat absolut menjadi koordinat diferensial dengan acuan koordinat SM01(sebagai titik acuan Sistem Nasional).
  • Titik AKS1, AKS2, AW1 & AW2 selanjutnya sebagai BM (Bench Mark) untuk menentukan koordinat desain, Azimuth dan jarak antara Surabaya dengan Madura.
  • Hasil Azimuth dan jarak dari GPS di kontrol lagi dengan menggunakan alat TOTAL STATION.
Read 651 times Last modified on Kamis, 18 Juli 2013 23:43
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
More in this category: « Pengukuran Total Station »
Login to post comments