Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

BPWS dukung Pemerintah Daerah Kembangkan Kawasan Potensial di Sumenep

Koordinasi BP BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Sumenep bertempat di Kantor BP BPWS (9/9/2013), yang beragendakan koordinasi rencana pengembangan kawasan potensial madura yang menjadi salah satu program BP BPWS pada tahun 2013.

 [quote align="right" color="#999999"]“diharapkan adanya integrasi dan sinkronisasi program antara rencana induk dengan program-program pemerintah daerah”[/quote]

Dalam pembukaan disebutkan bahwa “diharapkan adanya integrasi dan sinkronisasi program antara rencana induk dengan program-program pemerintah daerah”, ujar Kepala BP BPWS (Irian), hal ini bersinergi dengan program Kabupaten  terkait pengembangan potensi kekayaan wisata alam Sumenep terkait potensi Kawasan wisata kesehatan di Dungkek (P. Gili Iyang). Seperti yang disampaikan oleh Wakil Bupati Sumenep (Soengkono Sidik) “Potensi kawasan kesehatan Dungkek yang diindikasikan memiliki kadar oksigen yang tinggi, agar dapat dikaitkan dengan potensi wisata di sekitarnya”.

Rencana Induk BP BPWS menelurkan 7 kawasan potensial di Kabupaten Sumenep yang dijadikan titik picu Pengembangan. Kawasan potensial pertama yang dikembangkan adalah Kawasan XVII (Kec Batu Putih, Batang-Batang, Dungkek)  berpusat di Dungkek dengan sektor unggulan perikanan, pertanian dan pariwisata.

Kawasan Dungkek-Gili Iyang menjadi prioritas BP BPWS dalam pengembangan potensial di Kabupaten Sumenep untuk disiapkan studi rencana rinci, pra DED, serta indikasi program investasi infrastruktur pada tahun ini.

[quote align="right" color="#999999"]“Potensi kawasan kesehatan Dungkek yang diindikasikan memiliki kadar oksigen yang tinggi, agar dapat dikaitkan dengan potensi wisata di sekitarnya”[/quote]

Pengembangan sektor pariwisata adalah sektor ekonomi cepat tumbuh (quickyielding), hal ini yang menggiring kawasan Dungkek-Gili Iyang menjadi satu kesatuan dengan Pantai Lombang dan Pantai Sloppeng yang dipaduserasikan dengan konsep makro pengembangan wisata Pulau Madura. Hasil penelitian LAPAN (2006) menyebutkan kadar polutan di P. Gili Iyang sangat rendah, diharapkan konsep pariwisata yang akan dikembangkan harus memperhatikan kondisi alami lingkungan di Pulau tersebut.

Terkait dengan pengembangan kawasan wisata Dungkek - Gili Iyang, BP BPWS melakukan program stimulasi dalam rangka mendukung pengembangan potensi wisata di kawasan Dungkek-Gili Iyang. Hal diatas  sesuai dengan amah Peraturan Presiden No 27 Tahun 2008 terkait dengan tugas BP BPWS. (Tm/ Rk)

Read 986 times Last modified on Sabtu, 28 September 2013 22:16
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments