Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Rapat Koordinasi Dalam Rangka Integrasi Program Pengembangan Pariwisata Madura

Sesuai dengan amanah Perpres No.27 Tahun 2008 juncto Perpres No.23 tahun 2009 tentang Badan Pengembangan Wilayah Suramadu, bahwa tugas Bapel-BPWS adalah mendorong percepatan pengembangan wilayah Surabaya-Madura untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi di Jawa-Timur. Salah satu sektor yang menjadi perhatian BPWS adalah bidang pariwisata, hal ini telah di tindaklanjuti dengan diadakannya rapat koordinasi tanggal 19-20 November 2014. Dan sebagai tindak lanjut dari rakor tersebut maka diadakan kembali rapat lanjutan pada tanggal (03/12/2014) dengan agenda menjaring program Pariwisata dari masing-masing daerah yang ada di wilayah Madura untuk di sinergikan dengan program dari Pemerintah Propinsi maupun Pemerintah Pusat. 

Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Bapak Ary Basoeki yang merupakan staff ahli dari Kementerian Pariwisata serta Bapak Handoyo selaku Kabid Pengembangan Produk Pariwisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Jawa-Timur. Pada kesempatan tersebut Bapak Ary Basuki menyoroti masalah pasca dibukanya jembatan Suramadu, sudah selayaknya Madura dapat lebih maju, tetapi pada kenyataanya kemajuan tersebut belumlah terlihat signifikan, oleh karena itu wajib terus didorong perkembangannya dan salah satunya dengan mengembangkan wisata “syariah”, akan tetapi terlebih dahulu harus dibuatkan PERDAnya, dan dalam penyusunannya wajib melibatkan MUI, Ulama dan tokoh agama setempat, akademisi, pelaku/asosisasi, dan stakeholder terkait lainnya. 

Terkait strategi peningkatan daya saing produk Pariwisata di Pulau Madura, ada 3 hal yang perlu diperhatikan, yaitu pemahaman wisata syariah itu sendiri, kedua adanya daya saing daya tarik wisata dengan pengembangan kualitas dan keragaman usaha, serta daya saing fasilitas pariwisata dengan pengembangan kapasitas dan kualitas fungsi dan layanan fasilitas periwisata berbasis standar usaha pariwisata syariahnya.  

Sementara Bapak Handoyo menyatakan dukungannya terhadap event-event pariwisata yang diselenggarakn untuk memperkenalkan budaya daerahnya, event tersebut secara efektif akan selalu di dukung oleh dinas propinsi jawa-timur, sebagai contohnya event kerapan sapi di Madura. Sedangkan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengharapkan BPWS ke depannya akan bisa menjadi success story atas keberadaannya, karena jika hal tersebut berhasil maka akan bisa dijadikan copy paste (contoh) bagi wilayah-wilayah lain di Indonesia.

Adapun dalam rapat koordinasi integrasi program pengembangan pariwisata tersebut di buka langsung oleh Kepala Bapel-BPWS Bapak Ir.Mohammad Irian, M.Eng.Sc, dan dihadiri pula baik dari unsur pemerintah pusat maupun daerah, diantaranya dari Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep, serta dari Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM). Acara dipandu oleh Ahmad Faidlal Rahman, SE.MSc selaku Kajur Pariwisata dan Perhotelan Universitas Brawijaya. (Gun)

 

Read 579 times
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments