Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Rapat Pembahasan Kelembagaan/Organisasi Bapel-BPWS

Rapat yang dilaksanakan di Ruang Rapat Sriwijaya Kementerian PAN dan RB pada Jum’at (22 Jan ’16) membahas tentang Kelembagaan/Organisasi Bapel-BPWS. Rapat dipimpin oleh Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana, Kementerian PAN dan RB guna menindaklanjuti surat dari Bapel BPWS No. S-255.0/BPWS-01/XXI/2015 tanggal 29 Desember 2015 perihal status Badan Pelaksana Badan Pengembangan Wilayah Suramadu.

Dalam arahannya Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PAN dan RB mengatakan bahwa ada dua agenda besar yang perlu segera diselesaikan terkait BPWS, pertama terkait usulan Organisasi/Kelembagaan BPWS itu sendiri, dan kedua masalah belum adanya penetapan Kepala Bapel-BPWS Definitif.

Sementara Plt. Kepala Bapel-BPWS menyampaikan terkait kedudukan/jabatan dalam Susunan Organisasi dan Tata Kerja BPWS perlu diperjelas, sebagai contoh dalam SOTK Bapel-BPWS sebelumnya tidak ada Satuan Pengawas Internal (SPI), namun hasil rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan menyatakan perlu ada SPI. Sehingga berdasarkan rekomendasi tersebut, maka kedudukan SPI masuk dalam usulan perubahan revisi Perpres No. 27 Tahun 2008.

Pada kesempatan yang sama Unit Pelaksana Sekretariat Dewan Pengarah BPWS mengatakan bahwa Menteri PUPR selaku Ketua Pelaksana Harian BPWS menunggu penetapan Kepala Bapel-BPWS Definitif dan usulan Revisi Perpres No.27 tahun 2008 yang mana segala permasalahan BPWS sudah diakomodir dalam usulan perubahan Revisi Perpres No.27 Tahun 2008 tersebut.

Sementara dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan, alasan utama Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, selaku Ketua Dewan Pengarah BPWS tetap mempertahankan keberadaan Bapel-BPWS karena pemerintah pusat membutuhkan perpanjangan tangan di daerah, dan Bapel-BPWS merupakan perpanjangan tangan Pemerintah Pusat untuk percepatan pembangunan ekonomi didaerah khususnya di Madura agar tidak ada kesenjangan (disparitas) antara Madura dengan daerah lain.

Pada sisi lain Ditjen Anggaran, Kementerian Keuangan mengatakan perlu segera penetapan Kepala Bapel-BPWS Definif, karena hal tersebut menyangkut Pengguna Anggaran (PA), sehingga alokasi anggaran dalam DIPA yang sudah diberikan kepada BPWS dapat direalisasikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dan kementerian Keuangan juga mengapresiasi progress penyerapan anggaran dari BPWS yang cukup baik dan meningkat, yang mana untuk TA.2014 sebesar 75,94% dan pada TA. 2015 meningkat menjadi 93,81%.

Pada akhir rapat menyimpulkan bahwa Kementerian PAN dan RB akan segera menyampaikan surat kepada Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian PUPR dengan tembusan Bapak Presiden, Sekretariat Kabinet dan Sekretariat Negara, untuk mendorong penetapan Kepala Bapel-BPWS Definif, serta terkait usulan pemetaan organisasi BPWS sendiri masih menunggu keputusan dari Presiden. (Gun)

Read 328 times
rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website: www.bpws.go.id
Login to post comments