Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Komisi Informasi (KI) Pusat menggelar Anugerah keterbukaan informasi Badan Publik Tahun 2020  secara daring di Jakarta, pada hari Rabu (25/11) yang diikuti oleh seluruh Badan Publik di Indonesia.

Ketua KI Pusat Gede Narayana menyampaikan laporan tentang pelaksanaan monev keterbukaan Badan Publik di depan Wakil Presiden Republik Indonesia Prof Dr (HC) KH Ma’ruf Amin. Gede memaparkan terdapat 348 Badan Publik diseluruh Indonesia yang dimonitoring sepanjang Tahun 2020, mayoritas 72,99% (254 BP) masih sangat rendah kepatuhan dalam melaksanakan Keterbukaan Informasi publik, yaitu 17,53 persen (61 BP) hanya masuk dalam kategori Cukup Informatif, 13,51 persen (47 BP) Kurang Informatif dan 41,95 persen (146 BP) Tidak Informatif. Paparnya. 

Gede Menjelaskan hanya terdapat 17,43 persen (60 BP) Informatif dan 9,77 persen (34 BP) Menuju Informatif yang dapat dinilai telah melaksanakan UU Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik. Tuturnya.

Secara terpisah Plt. Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto selaku Atasan PPID mengucapkan Syukur yang pada kesempatan tersebut dapat mengikuti secara langsung dan menerima secara daring Anugerah Keterbukaan Informasi Publik dari Wakil Presiden Republik Indonesia dengan klasifikasi Informatif. “ini ke enam kalinya BPWS mendapatkan Perhargaan Keterbukaan Informasi Publik yakni Pada Tahun 2015, 2016, 2017, 2018, 2019 dan 2020, ucapnya.

Sidik menambahkan Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tahun ini merupakan pencapaian tertinggi BPWS, semoga Kedepan PPID BPWS terus berinovasi dan berkolaborasi dengan semua stake holder dan elemen masyarakat dalam rangka mewujudkan budaya transparansi dan menjadikan BPWS Aktif (Aktual dan Informatif), pungkasnya.(abu)

Komisi Informasi Pusat kembali menggelar seminar dan monitoring evaluasi keterbukaan informasi Badan Publik 2019, acara tersebut dihadiri oleh Ketua KI Pusat Gede Narayana bersama Ketua Bidang Kelembagaan KI Pusat Cecep Suryadi serta Plt Sekretaris KI Pusat Bambang Sigit Nugroho pada Rabu (20/11) bertempat di Ruang Anantakupa Lantai 7 Gedung Belakang Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jl. Medan Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat

Kegiatan tersebut untuk Mengawali penganugerahan hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi keterbukaan informasi Badan Publik tahun 2019. Seminar menghadirkan Wakil Ketua Komisi I DPR RI Muhammad Farhan dan Ketua Inovator 4.0 Indonesia Budiman Sudjatmiko dipandu moderator Komisioner KI Pusat Romanus Ndau Lendong, membahas topik tentang keterbukaan informasi publik di era digitalisasi dalam menghadapi persaingan global.

Usai seminar yang diikuti ratusan Badan Publik dan peserta dari KI Provinsi seluruh Indonesia, Ketua KI Pusat Gede Narayana bersama Ketua Bidang Kelembagaan KI Pusat Cecep Suryadi serta Plt Sekretaris KI Pusat Bambang Sigit Nugroho menyerahkan penganugerahan hasil monev kepada sejumlah Badan Publik yang masuk dalam kategori Cukup Informatif. Sedangkan Sejumlah Badan Publik yang mendapatkan penganugerahan Menuju Informatif dan Informatif akan diserahkan oleh Wakil Presiden pada penganugerahan di Istana Wapres, Kamis (21/11). (Nin)