Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Penandatanganan Memorandum Of Understanding (MoU) antara Pemkab Bangkalan dengan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) yang difasilitasi Universitas Trunojoyo (Unijoyo), Jumat (2/10) lalu, menjadi titik tolak positif bagi pembangunan Bangkalan ke depan.

Ini dikatakan Bupati Bangkalan, RKH Makmun Ibnu Fuad dalam sambutannya sebelum penandatanganan MoU. Menurutnya, sinergi antara BPWS dan Pemkab Bangkalan memberikan dampak positif bagi Bangkalan dan Madura.

“Kita bisa saling bergandengan tangan untuk bersama – sama membangun Bangkalan. Khususnya dalam bidang infrastruktur. Dengan demikian, Bangkalan bisa lebih maju, ekonomi melejit dan kesejahteraan rakyat bisa meningkat,” ujarnya.

Ia juga menyatakan, langkah ini harus terus dibarengi dengan koordinasi dan kerjasama yang intensif. “Artinya, harus ada komunikasi yang baik dalam rangka membangun Madura. BPWS bisa berkomunikasi dengan Pemkab tetang apa yang akan dikerjakan, sehingga tepat sasaran dan sinerginya semakin kuat,” tandasnya.

Sementara pada kesempatan yang sama, Plt Kepala Bapel BPWS, Drs Herman Hidayat SH MM menyambut baik langkah tersebut.  Ia dengan tegas menyatakan sangat mengapreasiasi dan berterimakasih  kepada Bupati Bangkalan terkait penandatanganan MoU tersebut.

“Kami menyadari penuh bahwa komitmen Bupati Bangkalan RKH Makmun Ibnu Fuad terhadap kemajuan Bangkalan luar biasa. Kami sangat mengapreasiasi dan sepenuhnya siap bekerjasama demi kemajuan Bangkalan khususnya dan Madura secara umum,” tegas purnawirawan bintang dua ini.

Tak lupa Herman mengapreasiasi langkah Unijoyo yang memfasilitasi penandatanganan MoU tersebut.  Menurutnya,  civitas akademis merupakan ujung tombak utama dan mutlak dalam kemajuan Negara.

“Khususnya kepada Rektor Unijoyo dan segenap jajarannya.  Ini langkah bersejarah yang sangat kami apresiasi. Dan kami berharap, Unijoyo tetap menjadi salah satu kekuatan besar dalam mengawal pembangunan Madura,” tandasnya.

Ke depan, dengan adanya MoU tersebut, maka agenda-agenda pembangunan yang akan dilaksanakan  di Bangkalan segera akan dijalankan. Diantaranya akses jalan pelabuhan Socah, pembangunan jalan interchange di overpass II akses Suramadu, pembangunan pasar umum dan parkir umum, pembangunan Instalasi Water Treatment di Tangkel, peningkatan jalan akses Kampus Unijoyo, Rest Area, pembangunan pelabuhan Tanjung Bulupandan, dan jalan akses (Tol) ruas Tangkel- Tjg Bulupandan, pelatihan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia berbasis kompetensi dan lain sebagainya.

Dengan pembangunan tersebut, diharapkan ekonomi Bangkalan dan Madura segera terkerek dan bisa menjadi macan ekonomi Jawa Timur sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Tentu kami (BPWS) harus tetap berkomunikasi, membahas dan bekerjasama bersama Pemkab Bangkalan sebagai pemilik otoritas daerah. BPWS posisinya hanya membantu. Bersama kita majukan Bangkalan khususnya dan Madura dengan tetap berlandaskan nilai-nilai kultural dan relijius,” tandasnya.

Sementara, RKH Makmun Ibnu Fuad  menambahkan, kemitraan antara kedua belah pihak ini merupakan pengejawantahan dari amanah untuk membangun Madura.  Prinsipnya, adalah untuk kepentingan rakyat.

 

Bupati Makmun sangat memahami upaya BPWS membangun Bangkalan. Terlebih harapannya agar ke depan BPWS bisa memaklumi keinginannya diantaranya BPWS bisa bekerja sama dengan baik dengan Pemerintah Kabupaten Bangkalan, memprioritaskan putra daerah atau warga masyarakat lainnya untuk membangun di wilayahnya.  (coy)

Kunjungan Asdep Pengembangan Ekonomi Daerah dan Sektor Rill Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis, 27 Agustus 2015 di Kantor Bapel BPWS Surabaya bertujuan untuk mengumpulkan informasi mengenai perkembangan tugas –tugas Bapel BPWS dengan berbagai sudut pandang baik dari Bappeprov jatim maupun para akademisi dari BPWS. 

Dalam rangka memepercepat pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur khususnya di Madura. Dalam kunjungan tersebut Wakil Kepala selaku Plt. Kepala Bapel BPWS menyampaikan beberapa progress Pelaksana Tugas BPWS dan kendala yang dihadapinya tentang BPWS, Deputi Perencanaan Bapel BPWS menyampaikan paparan tentang progress pelaksanaan pembangunan di wilayah Suramadu, Asdep Pengembangan Ekonomi Daerah dan Sektor Riil Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memberikan tanggapan bahwa salah satu tugas BPWS dalam Perpres No. 27 Tahun 2008 adalah melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur. Sedangkan Tugas – tugas tersebut sesuai dalam UU No. 23 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah merupakan tugas dan wewenang pemerintah daerah. Oleh karena itu agar program-program tidak tumpang tindih maka perlu koordinasi dan mensinergikan program-program yang akan dikerjakan, “ujar Asdep Pengembangan Ekonomi Daerah dan Sektor Riil Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian”. 

Wakil Kepala Selaku Plt. Kepala Drs. Herman Hidayat, SH, MM menyampaikan bahwa semua kegiatan stimulasi yang dilakukan oleh BPWS adalah sesuai permintaan pemerintah daerah yang dimaksudkan untuk justru mendukung program pemerintah daerah. (zid)