Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean

Peningkatan ruas jalan Bandungan-Pegantenan Kabupaten Pamekasan yang  dikerjakan oleh Badan  Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) sudah sesuai target, hal ini terlihat dengan sudah adanya pengaspalan disepanjang ruas jalan Bandungan-Pegantenan yang menunjukkan progress pekerjaan jalan tersebut sesuai dengan time schedule yang telah direncakan. Adapun peningkatan jalan tersebut bentuk sinergitas antara BPWS dengan Pemkab Pamekasan dalam rangka Stimulasi Peningkatan infrastruktur di Kabupaten Pamekasan yang sudah dianggarkan BPWS pada TA 2020.

 “Ruas jalan Bandungan-Pegantenan sepanjang 5367 m ini sudah  mencapai kira-kira 65%, sejak September kemarin tim dilapangan bergerak cepat guna mencapai target sesuai dengan yang direncanakan dan  insyaAllah pekerjaan ini akan selesai  pada Desember tahun ini ungkap Imam-Wakil Direktur PT Elfa  Global Pratama saat ditemui Tim Data Info BPWS di lokasi proyek.

Diharapkan support dari seluruh lapisan masyarakat dan Pemkab Pamekasan, semoga pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu dan  bermanfaat bagi masyarakat Pamekasan,,’’ pungkas Imam (abu)

BPWS terus berinovasi dan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM dan Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Pamekasan dalam rangka memfasilitasi Pembekalan Kewirausahaan bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Pamekasan yang digelar di Hotel Front One, Senin (21/09/2020)

Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan Totok Hartono membuka secara langsung pembekalan kewirausahaan. Totok menyampaikan terima kasih kepada BPWS yang telah memfasilitasi pelatihan pembekalan kewirausahaan Kabupaten Pamekasan, dan ini sejalan dengan Visi Misi Bupati & Wakil Bupati Pamekasan salah satunya adalah Penguatan Peningkatan kualitas SDM dan Perekonomian Inkluisif yang bertumpu pada sektor pertanian dan didukung percepatan pembangunan sektor industri perdagangan dan sektor potensial lainnya. semoga BPWS tetap eksis dan terus bersinergi dengan Pemkab Pamekasan dalam membangkitkan  UKM dan pertumbuhan ekonomi untuk menjadi Pamekasan Hebat. pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekretaris BPWS, Narasumber dari Kementerian Koperasi & UKM, Jajaran Kepala Divisi dan Staf BPWS, Plt. Kepala Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Pamekasan dan Jajarannya serta 25 peserta Wirausaha pemula dari sektor UKM Kabupaten Pamekasan.

Pada kesempatan yang sama Sidik Wiyoto selaku Plt. Sekretaris Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) menyampaikan bahwa pembekalan tersebut merupakan upaya BPWS dalam rangka melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur, sesuai dengan Perpres 27 Tahun 2008 Pasal 12. g. 6) Pengembangan Sumber daya Manusia dalam rangka Industrialisasi di Pulau Madura. Senin-Selasa (14-15/09/2020) BPWS melaksanakan fasilitasi Pembekalan Kewirausahaan di Kabupaten Bangkalan dan pada hari Kamis-Jumat (17-18/09/2020) pembekalan kewirausahaan Kabupaten Sampang dan nantinya juga akan memfasilitasi pembekalan kewirausahaan Kabupaten Sumenep dan tetap berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM dan Dinas Koperasi & UKM setempat. Diharapkan dengan adanya pembekalan kewirausahaan SDM Madura bisa bersaing dikancah Nasional maupun Internasional sehingga mampu mendongkrak perekonomian di Madura. pungkasnya. (Abu)

 

SURABAYA – Kerjasama pembangunan kawasan Madura mulai digerakkan kembali oleh Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) dengan Pemerintah Kabupaten Se-Madura. Kelanjutan kerjasama tersebut demi mewujudkan kemajuan, kesejahteraan dan ekonomi dimadura.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama, yang dilakukan di Ruang Mustazir Kantor BPWS, Jalan Tambak Wedi Surabaya, Selasa (25/8). Kesepahaman ini untuk menindaklanjuti program pemerintah pusat dalam pembangunan di Pulau Garam, yang sempat melambat lantaran masa pandemi Covid-19.

Hadir dalam kegiatan ini, R Abdul Latif Amin Imron (Bupati Bangkalan); H Slamet Junaedi (Bupati Sampang); Badrut Tamam (Bupati Pamekasan); dan Bupati Sumenep yang diwakili oleh Asisten I Pemerintahan, H Masuni.

Kehadiran para pemimpin Madura ini diterima langsung oleh Heri Marzuki, Plt Kepala BPWS, Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto, dan seluruh jajaran pimpinan BPWS.

Sebagian besar para Bupati Se-Madura menginginkan agar kerjasama yang terjalin dengan BPWS, tetap dipertahankan.’’Kami ingin bagaimana Madura ini  bisa maju dan sejahtera. Tidak hanya ego sektoral. Ini demi Madura,’’ kata Bupati Sampang, H Slamet Junaedi.

Senada dengan Slamet Junaedi, Bupati Pamekasan Badrut Tamam juga menekankan kerjasama yang terjalin kedua belah pihak tetap berjalan. Badrut menyatakan, saat ini yang dibutuhkan adalah fisibility Study dari rangkaian program kerjasama di Madura.

’’Iya perlu itu. Karena ini juga berkaitan untuk menarik investor dalam pembangunan di Madura,’’ ujar Badrut.

Sementara, Plt Kepala BPWS Heri Marzuki menjelaskan semenjak masa jabatannya yang baru saja diemban. Ia tengah menyiapkan rencana induk pembangunan di Madura.

Berbagai potensi pembangunan, dan pariwisata diharapkan bisa menarik sektor ekonomi dan investasi.’’Kalau dulu kan belum ada. Saat ini rencana induk sangat diperlukan dalam membawa keinginan para Bupati mau dibawa kearah mana Madura kedepan,’’ katanya.

Ia meminta keempat bupati tidak perlu merasa khawatir karena BPWS tidak akan menggangu kewilayahan empat kabupaten di Madura.

"Bagaimanapun juga, kami ingin segera untuk memajukan Madura. Dengan konsep yang ditekankan pusat. Kami dibatasi dengan pembiyaan tetapi bagaimana cara mendapatkan investor secepat mungkin," pungkasnya.(edw)

Selesainya Pembangunan fisik yang telah dilaksanakan oleh BPWS di Kabupaten Pamekasan, maka pada hari Rabu tanggal 20 April 2016 bertempat di Pendopo Ronggosukowati Kabupaten Pamekasan dilaksanakan acara Serah Terima Barang Milik Negara dari BPWS ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Wakil Kepala Herman Hidayat memaparkan tentang Tugas BPWS salah satunya adalah Stimulasi dan Fasilitasi yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Sampang, Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sumenep,. Selanjutnya pada kesempatan tersebut Bupati Pamekasan Achmad Syafii mengucapkan banyak terima kasih kepada BPWS yang telah banyak membantu pembangunan yang ada di Kabupaten Pamekasan, diharapkan kedepan BPWS dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan bisa lebih bersinergi dalam membangun Kabupaten Pamekasan pada Khususnya dan Madura pada umumnya.

 

Serah Terima Barang Milik Negara ini berupa Pembangunan PJU (Penerangan Jalan Umum) sebanyak 236 titik di Ruas Laden / Dasok Kecamatan Pamekasan, Pembangunan SPAM (Sistem Pengolahan Air Minum) di Desa Kowel Kecamatan Pamekasan, dan Pembangunan SPAM di Desa Bukek Kecamatan Tlanakan. (Nin)

Rapat Yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 bertempat di Hotel Harris Surabaya, merupakan acara Penandatanganan Kontrak Paket Pembangunan / Peningkatan jalan di Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep Tahun Anggaran 2015. Pekerjaan Stimulasi Pembangunan / Peningkatan jalan di 3 Kabupaten ini merupakan pekerjaan tahun kedua dimana merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Badan Pelaksana BPWS dengan pemerintah Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep yang telah ditandatangani tahun 2014 yang lalu, selain paket pekerjaan peningkatan jalan Badan Pelaksana BPWS juga telah melaksanakan penataan lampu PJU, pembangunan SPAM dan termasuk peningkatan dan pemberdayaan SDM dan lainnya. Pada Acara tersebut Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM menginformasikan kepada para kepala Bappeda Kabupaten dan Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep bahwa pekerjaan Stimulasi yang telah dilaksanakan oleh BPWS pada T.A 2014 saat ini sedang dilaksanakan proses hibah dari BPWS kepada pemerintah Kabupaten. Karena proses hibah sesuai Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 2014 tentang pengelolaan Barang Milik Negara / Daerah maka prosedurnya memakan waktu yang cukup lama, dan sedang dilaksanakan proses Serah Terima Opersaional kepada Pemerintah Kabupatan, sehingga diharapkan secara operasional aset tersebut segera dapat dioperasionalkan dan dimanfaatkan oleh pemerintah kabupaten untuk melayani masyrakat termasuk pembayaran rekening listrik untuk lampu PJU yang telah terbangun.

Penandatanganan kontrak yang dilaksanakan pada hari Rabu 19 Agustus 2015 tersebut terdapat 3 paket pekerjaan pembangunan / penigkatan jalan di 3 Kabupaten antara lain :

1.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sampang (ruas jalan Rogung – Torjun).

2.Pembanguan / peningkatan jalan di Kabupaten pamekasan (ruas jalan Laden-Dasok ).

3.Pembangunan / peningkatan jalan di Kabupaten Sumenep (ruas jalan lingkar Barat – Asta Tinggi).

Pada kesempatan ini Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM juga mengingatkan kepada Deputi Pengendalian dan PPK untuk melengkapi syarat-syarat adminstrasi antara lain perjanjian kerjasama, BA serah terima dari pemerintah kabupaten kepada BPWS (PPK). Dengan ditandanganinya kontrak pembangunan jalan ini diharapkan bisa menstimulasi perekonomian di kabupaten Sampang, Pamekasan, Sumenep karena jalan-jalan tersebut merupakan penunjang peningkatan perekonomian di sekitarnya dan harapan kami kepada pemerintah kabupaten secepatnya dapat menata peruntukan lahan di sekitar jalan tersebut dan jangan sampai menimbulkan kawasan kumuh yang tidak sesuai tujuan untuk meningkatkan melancarkan lalu lintas. 

Dengan ditandatanganinya kontrak pekerjaan pembangunan jalan ini mudah-mudahan Allah SWT memberikan barokah dan hidayah kepada kita semua ujar Plt. Kepala Badan Pelaksana BPWS Drs. Herman Hidayat, SH, MM. dan untuk kelancaran dan kemudahan dalam pelaksanaan saya mengharapkan bantuan dari pemerintah kabupaten untuk memberikan masukan-masukan demi kelancaran dan kemudahan pekerjaan dilapangan. Dan diharapkan pekerjaan ini dapat dilaksanakan tepat waktu dan dengan kualitas yang baik. (wik)

Pamekasan – Dalam mendorong peningkatan SDM pariwisata di pulau Madura, BPWS untuk yang kedua kalinya menyelenggarakan pelatihan pariwisata di Kabupaten Pamekasan. Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 21 – 22 Mei 2014 di Hotel New Ramaya, merupakan serangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat selama 4 bulan di bidang pariwisata. Acara ini diikuti sebanyak 26 peserta yang berasal dari perwakilan objek wisata, usaha pariwisata, organisasi pemuda dan penggiat pariwisata di Kabupaten Pamekasan.