Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean
rdev

rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website URL: http://www.bpws.go.id Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

SURABAYA - Peningkatan akses jalan untuk Jalur Lintas Selatan (JLS) di wilayah Madura mulai dikerjakan oleh Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Akses tersebut sedianya akan menghubungkan dari wilayah Kecamatan Modung Kabupaten Bangkalan hingga Kecamatan Sreseh Kabupaten Sampang.

Total akses JLS ini sepanjang 12 kilometer. Untuk tahun ini BPWS mulai menyelesaikan sekitar 3,8 kilometer.

Project Officer peningkatan jalan BPWS, Heru Susanto menjelaskan progres ini merupakan lanjutan dari pembangunan sebelumnya."Ini sisa dari ruas yang sudah dibangun," katanya saat ditemui dilokasi, Jumat (16/10/2020).

Heru mengatakan, pada tahun anggaran 2018 peningkatan jalan yang telah dibangun sepanjang 1.100 meter.

Jarak tersebut jika dihitung dari titik nol pengerjaan jalan dari pasar Modung yang dikerjakan pada tahun 2019 sudah dilakukan peningkatan sepanjang 2.765 meter, maka totalnyasudah mencapai sepanjang 7 kilometer.

Pengerjaan ini sedikit terhambat dari nilai kontrak yang berakhir pada bulan September kemarin.

"Kendalanya karena masa pandemi namun kita optimis bisa selesai akhir tahun ini," pungkas dia.(edw)

Peningkatan ruas jalan pendekat di wilayah Kabupaten Sampang, Madura dilakukan oleh Badan Pelaksana Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS). Akses jalan sepanjang 2,6 kilometer ini ditargetkan selesai akhir tahun 2020. Peningkatan jalan pendekat ini terletak di Desa Batuporo, Kecamatan Kedungdung. Jalan tersebut menghubungkan Desa Batuporo hingga Desa Bringkoneng.

’’Peningkatan ini dilakukan mengingat kondisinya sudah rusak, sehingga perlu ditingkatkan,’’ terang Project Officer Proyek BPWS, Heru Susanto. Ditemui dilokasi proyek pengerjaan, kemarin. Heru menerangkan lebar dari ruas jalan tersebut sekitar empat meter dengan pengerjaan dibagi dua tahap.

Pertama tahap pemasangan batu disekitar akses jalan sebagai pembatas, kemudian dilanjutkan pada tahap pengaspalan.’’Saat ini sudah berjalan 12 persen. Tahapan akan terus berjalan sampai proses pengaspalan satu lapis,’’ katanya. Target pekerjaan ini Insya Allah selesai pada bulan Desember akhir tahun ini. ’’Kami mohon support dari seluruh masyarakat dan Pemkab Sampang agar proyek ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Madura,’’ pungkas Heru. (Edw)

SURABAYA – Pembangunan sarana dan prasaranan infrastruktur di wilayah Bangkalan, Madura terus dikebut Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS).

Salah satunya pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di kawasan Kecamatan Arosbaya. Saat ini, progress pemasangan pipa sepanjang 6,6 kilometer sudah mencapai 30 persen.

Pipa tersebut menyambungkan di wilayah lima desa. Diantaranya, Glaga (titik nol); Karang Duwek; Dlemir; Berbeluk; dan berakhir di Desa Mangkon sebagai titik terakhir.

’’Saat ini pengerjaan sudah berjalan. Alhamdulilah proses sejauh ini lancar, pengerjaan penggalian sudah dilakukan,’’ kata Supai M Noor, Kontraktor PT Permata Anugrah Yasalamudra, saat ditemui dilokasi penggalian kemarin. 

ia menerangkan, proses penggalian ini nantinya akan dilanjutkan dengan penanaman pipa secara bertahap. Pihaknya, dikatakan Supai sudah bekerja ekstra dilapangan.’’Kami mengebut mumpung masih musim kemarau,’’ ujarnya.

Diharapkan, proses penggalian hingga penanaman ini selesai dalam kurun waktu sebulan kedepan. Sehingga, pengerjaan bisa maksimal dan wilayah lima desa tersebut bisa segera teraliri air dari SPAM BPWS.

’’Harapan kami seperti itu, kami minta doa dan supportnya agar pengerjaan bisa tepat waktu,’’ pungkas Supai.(edw)

COFFEE MORNING - BPWS dan BUPATI Se Madura menindaklanjuti agenda pertemuan sebelumnya, membahas kemajuan di Pulau Garam, di Ruang Rapat Muztasir Kantor BPWS, Kamis (23/9/2020). Potensi wisata dan infrastruktur menjadi agenda pertama dari kegiatan yang rutin akan digelar setiap bulan ini. Selain para Bupati, turut hadir Kepala BBPJN Jatim-Bali, Ir. Achmad Subki, MT untuk urun rembug menyoal pembangunan infrastruktur pelebaran jalan Jalur Lintas Selatan Modung-Sreseh. (edw)

BPWS terus berinovasi dan berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM dan Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kabupaten Sumenep dalam rangka memfasilitasi Pembekalan Kewirausahaan bagi Wirausaha Pemula Kabupaten Sumenep yang digelar di Hotel Musdalifah, Kamis (24/09/2020)

Sekretaris Daerah Kabupaten Sumenep Edy Rasyadi membuka secara langsung pembekalan kewirausahaan. Edy menyampaikan terima kasih kepada BPWS yang telah memfasilitasi pelatihan pembekalan kewirausahaan Kabupaten Sumenep, karena dimasa Pandemi Covid-19 banyak UMK yang mengalami kesulitan, semoga dengan adanya pelatihan ini UMK bangkit dan perekonomian meningkat. ucapnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekretaris BPWS, Narasumber dari Kementerian Koperasi & UKM, Jajaran Kepala Divisi dan Staf BPWS, Kepala Dinas Koperasi & Usaha Mikro Kabupaten Sumenep dan Jajarannya serta 25 peserta Wirausaha pemula dari sektor UMK Kabupaten Sumenep.

Ketua Pelaksana kegiatan Pembekalan kewirausahaan Amiruddin menyampaikan dasar pelaksanaan kegiatan ini sesuai dengan Perpres 27 Tahun 2008 Pasal 12. g, yakni melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur. tandasnya.

Pada kesempatan yang sama Sidik Wiyoto selaku Plt. Sekretaris Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) menyampaikan bahwa pembekalan tersebut merupakan upaya BPWS dalam rangka mewujudkan Visi Misi Pemerintah salah satunya adalah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan itu sejalan dengan Perpres 27 Tahun 2008 Pasal 12. g. 6) Pengembangan Sumber daya Manusia dalam rangka Industrialisasi di Pulau Madura.

Sidik juga menambahkan bahwa BPWS Juga melaksanakan fasilitasi Pembekalan Kewirausahaan di 3 Kabupaten Madura Lainnya, diantaranya, Senin-Selasa (14-15/09/2020) di Kabupaten Bangkalan, Kamis-Jumat (17-18/09/2020) Kabupaten Sampang serta Senin-Selasa (21-22/09/2020) Kabupaten Pamekasan dan tetap berkolaborasi dengan Kementerian Koperasi & UKM dan Dinas Koperasi & Usaha Mikro setempat. Diharapkan dengan adanya pembekalan kewirausahaan, SDM Madura siap untuk menghadapi Indutrialisasi di Pulau Madura sehingga mampu mendongkrak perekonomian Jawa Timur dan menjadikan Sumenep Super Mantap . pungkasnya. (Abu)

Di Tengah pandemi Covid-19 banyak pelaku pariwisata yang kebingungan dengan situasi yang ada, terutama bidang pariwisata pemerintah memberlakukan buka tutup destinasi wisata diserahkan kepada pemerintah setempat.

Dunia pariwisata harus berbenah dan terus berinovasi guna tetap bisa eksis dan berkembang. kreativitas dalam menjalankan usaha menjadi kunci utama dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM) Organisasi sebagai wadah pelaku pariwisata di Madura yang di Nahkodai Achmad Vicky Faisal mengadakan Kopdar para pengurus dengan mengexplore tempat wisata di Madura guna untuk mengecek penerapan protokol kesehatan diarea destinasi wisata tersebut. Selasa (22/9/2020).

Owner Madura Indah Wisata Tour and Travel menyampaikan  bahwa acara Kopdar juga dalam rangka silaturahim dan konsolidasi internal ASPRIM dimana mereka baru bertemu pasca adanya Pandemi Civid-19, sebelum KOPDAR Asprim mengexplor dan  melakukan pengecekan ke berbagai destinasi wisata di Madura seperti  Ole Olang REsto , Pasarean Syaichona Cholil, Pantai Tlangoh Tanjungbumi di Bangkalan. RM Mahkota Indah di Sampang, Pantai Talangsiring di Pamekasan, Pantai Sembilan Pulau Giligenting, Goa Soekarno dan Slopeng Beach Resto di Sumenep. Tambahnya.

Vicky juga menambahkan Destinasi Wisata di Madura sudah siap, kami berharap ASPRIM bisa berkolaborasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka mempromosikan pariwisata Madura dan kembali beropersional dengan tetap mematuhi protokol kesehatan” pungkasnya. (Abu)