Indonesian Chinese (Simplified) English Japanese Korean
rdev

rdev

Web administrator di Badan Pengembangan Wilayah Surabaya Madura

Website URL: http://www.bpws.go.id Email: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

BPWS terus berinovasi  dengan menggandeng National Expert Smart Fish Programe yang  didukung penuh oleh Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan dalam rangka Fasilitasi sosialisasi standard operating procedure (SOP) budidaya ikan bandeng dan udang di Kabupaten Bangkalan yang digelar di Hotel PKPRI, Senin (02/11/2020)

Plt. Sekretaris Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) Sidik Wiyoto membuka secara langsung sosialisasi SOP budidaya ikan bandeng dan udang tersebut. Sidik menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan upaya BPWS dalam rangka mewujudkan Visi Misi Pemerintah salah satunya adalah Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan itu sejalan dengan Perpres 27 Tahun 2008 Pasal 12. g. 6) Pengembangan Sumber daya Manusia dalam rangka Industrialisasi di Pulau Madura. ucapnya.

Sidik juga menambahkan semoga dengan adanya sosialisasi ini, SDM Madura siap untuk menghadapi Indutrialisasi di Pulau Madura sehingga mampu mendongkrak perekonomian Jawa Timur khususnya Kabupaten Bangkalan . pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekretaris BPWS, Narasumber dari National Expert Smart Fish Programe, Jajaran Kepala Divisi dan Staf BPWS, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangkalan dan Jajarannya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Pelaksana kegiatan Amiruddin menyampaikan bahwa kegiatan ini dalam rangka melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur. ucapnya.

Amir menambahkan sosialisasi ini diikuti 25 peserta pembudidaya ikan bandeng dan udang Kabupaten Bangkalan dan akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 2-3 Nopember 2020 dengan kegiatan sosialisasi SOP budidaya ikan bandenga dan udang serta dilanjutkan dengan praktek lapangan. tandasnya. (Abu)

BPWS berkolaborasi dengan Dinas Perdagangan & Perindustrian Kabupaten Sampang dan Inopak Institute, dalam rangka fasilitasi pengembangan dan peningkatan SDM Madura khususnya  Kabupaten Sampang yang digelar di Hotel Camplong, Selasa (27/10/2020)

Assisten II Toni mewakili Bupati Sampang membuka secara langsung pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi Praktek pengemasan hasil inovasi. Toni mengucapkan terima kasih kepada bpws, dan narasumber dari inopak tentang penyelenggaran acara pelatihan ini. Saya yakin dgn adanya kegiatan ini para pelaku ikm akan memiliki kuantitas dan kwalitas sehingga bisa mengelola produk dengan baik seperti packaging desain kemasan produk, ucapnya.

Teruslah berkiprah dibindang ikm semoga semakin maju dan kita tetap bekerja sama demi mewujudkan pertumbuhan ekonomi di kabupaten sampang.pungkasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, Ibu Wakil Bupati Sampang, Plt. Sekretaris BPWS, Narasumber dari Innopak Institute, Jajaran Kepala Divisi dan Staf BPWS, Kepala Dinas Perdagangan & Perindustrian Kabupaten Sampang dan Jajarannya serta 60 peserta dari sektor IKM Kabupaten Sampang.

Pada kesempatan yang sama Sidik Wiyoto selaku Plt. Sekretaris Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) menyampaikan bahwa pelatihan tersebut upaya BPWS dalam rangka melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sampang. paparnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi, tanggal 28-30 Januari 2020 Teknik pengemasan modern, kualitas dan inovasi produk, kemudian tanggal 3-5 Maret 2020 Penerapan teknologi tepat guna dan akses pasar dan terakhir tanggal 26 Oktober 2020 Praktek pengemasan hasil inovasi dan peningkatan kualitas produksi bagi pengusaha IKM Madura. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini SDM Madura bisa bersaing dikancah Nasional maupun Internasional sehingga mampu mendongkrak perekonomian di Madura. pungkasnya. (Abu)

 

Badan  Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) terus bersinergi dengan Pemkab Sumenep dalam rangka Stimulasi Peningkatan ruas jalan Rubaru-Bunbarat Kabupaten Sumenep. Pada kesempatan itu Wakil Bupati Sumenep Ahmad Fauzi dengan BPWS melaunching pelebaran dan peningkatan  jalan  yang sudah dianggarkan oleh BPWS pada TA 2020, sekaligus tanda dimulainya pekerjaan peningkatan ruas jalan Rubaru-Bunbarat.

 “Ruas jalan Rubaru-Bunbarat eksiting ± 4,00 m dan nantinya dilebarkan menjadi      ± 6,00 m  sudah dimulai sejak September kemarin dengan panjang penanganan 4,20 Km”  dan  insyaAllah selesai  pada akhir Desember tahun ini ungkap Mhd. Zaim Zul, S.ST, MT selaku Kasatker BPWS saat ditemui Tim Data Info BPWS di Kantor BPWS.

Kami mohon support dan doanya dari masyarakat dan Pemkab Sumenep, semoga pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu  dan  bermanfaat bagi masyarakat Sumenep,,’’ pungkas Zul. (Abu)

Peningkatan jalan di Kabupaten Pamekasan Ruas Jalan Bandungan - Pagentenan dikerjakan oleh Badan  Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) dengan bentuk program stimulasi yang telah dianggarkan pada TA 2020 dengan  lebar eksisting  jalan ± 4 m yang nantinya dilebarkan menjadi 6,50 m dan panjang penanganan        ± 5,30 Km. Stimulasi peningkatan jalan tersebut bentuk sinergitas antara BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam rangka meningkatkan inftrastruktur dan perekonomian Madura khususnya Kab. Pamekasan.

“Peningkatan Ruas jalan Bandungan-Pegantenan sepanjang ± 5,30 Km ini sudah di mulai sejak bulan September kemarin dan  insyaAllah selesai  pada akhir Desember tahun ini ungkap Mhd. Zaim Zul, S.ST, MT selaku Kasatker BPWS saat ditemui Tim Data Info BPWS di Kantor BPWS

Kami mohon Do’a dan support dari seluruh lapisan masyarakat dan Pemkab Pamekasan , semoga pekerjaan ini bisa selesai tepat waktu dan  bermanfaat bagi masyarakat Pamekasan,,’’ pungkas Zul. (Abu)

Praktek pengemasan hasil inovasi merupakan rangkaian terakahir pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh BPWS kolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan serta Innopak Institute, dalam rangka fasilitasi pengembangan dan peningkatan SDM Madura khususnya  Kabupaten Pamekasan yang digelar di Hotel Cahaya Berlian, Senin (26/10/2020)

Bupati Pamekasan Badrut Taman membuka secara langsung pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi tersebut, Badrut menyampaikan terima kasih kepada BPWS yang telah memfasilitasi pelatihan ekonomi kreatif Kabupaten Pamekasan, semoga BPWS tetap bersinergi dengan Pemkab Pamekasan dalam membangkitkan  IKM dan pertumbuhan ekonomi untuk menjadi Pamekasan Hebat. Ungkapnya.

SDM sudah dilatih, mesin sudah ada, modal kita kerjasamakan bersama perbankan dengan bunga 1% per Tahun. “Buleh Estoh de’Ajunan” yang ikut berjuang untuk Kabupaten Pamekasan, saya mengajak kalian semua kapan  makan bareng di pendopo untuk membahas IKM ke depan yang lebih baik, Anda semua calon orang sukses yang mengabdi untuk Bangsa, pungkasnya

Turut hadir dalam acara tersebut, Plt. Sekretaris BPWS, Narasumber dari Innopak Institute, Jajaran Kepala Divisi dan Staf BPWS, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pamekasan dan Jajarannya serta 60 peserta dari sektor IKM Kabupaten Pamekasan.

Pada kesempatan yang sama Sidik Wiyoto selaku Plt. Sekretaris Badan Pengembangan Wilayah Surabaya-Madura (BPWS) menyampaikan bahwa pelatihan tersebut merupakan upaya BPWS dalam rangka melakukan fasilitasi dan stimulasi percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat Jawa Timur, sesuai dengan Perpres 27 Tahun 2008 Pasal 12. g. 6) Pengembangan Sumber daya Manusia dalam rangka Industrialisasi di Pulau Madura, paparnya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian terakhir dari pelatihan ekonomi kreatif berbasis kompetensi, tanggal 21-23 Januari 2020 Teknik pengemasan modern, kualitas dan inovasi produk, kemudian tanggal 25-27 Februari 2020 Penerapan teknologi tepat guna dan akses pasar dan terakhir tanggal 26 Oktober 2020 Praktek pengemasan hasil inovasi dan peningkatan kualitas produksi bagi pengusaha IKM Madura. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini SDM Madura bisa bersaing dikancah Nasional maupun Internasional sehingga mampu mendongkrak perekonomian di Madura. pungkasnya. (Abu)

SURABAYA - Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) melatih puluhan santri dalam pencegahan mata rantai virus covid-19. Pelatihan tersebut difokuskan pembuatan Hand Sanitizer. Agenda yang digelar selama empat hari sejak tanggal 19-22 Oktober 2020 ini, diikuti sekitar 60 Santri dari 30 Pondok Pesantren Se-Kabupaten Bangkalan, Madura.

"Masing-masing Pondok mengirimkan dua perwakilan untuk dilatih pembuatan Hand Sanitizer berstandar WHO," terang Kepala Sub Divisi Pemberdayaan BPWS, Edi Slamet Budi. Ditemui dilokasi pelatihan sebuah hotel kawasan Slompretan Surabaya, Edi menjelaskan pelatihan ini sebagai upaya pencegahan dan pemutusan rantai selama masa pandemi Corona.

Diharapkan para Santri yang terlibat dalam kegiatan bertema Pelatihan kewirausahaan berbasis kompetensi bagi usaha non agro pondok pesantren kabupaten Bangkalan, bisa menularkan hasil pelatihan. Terpisah, Sekretaris BPWS Sidik Wiyoto menyatakan pelatihan tersebut menjadi langkah kongkrit inisiasi antara BPWS dengan Pemerintah Kabupaten Se Madura.

"Ini hasil dari kegiatan Coffee Morning antara kami dengan Bupati Se-Madura, tentang peningkatan SDM. Diawali dari Bangkalan selanjutnya program lain akan dilakukan di kabupaten lainnya," terang Sidik.(Edw)